MAHASISWA yang sedang berlibur ke Cancun, Meksiko diduga keracunan usai meminum segelas air di sebuah bar resor hingga membuat mereka jatuh sakit.
Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit dan belakangan diketahui mereka menenggak minuman yang tercampur zat fentanil sintesis.
Melansir New York Post, dua mahasiswa Oklahoma dan Meksiko, Kaylie Pitze dan Zara Hull berlibur ke Cancun Kamis pekan lalu.
Perjalanan mereka awalnya lancar sampai akhirnya pergi ke bar area kolam renang resor pada Jumat bersama pacar mereka. Keduanya pun memesan minuman. Namun mereka tiba-tiba saja terasa lemas, dan Hull mengalami kejang.
"Kami pingsan dan tidak dapat berjalan, tidak dapat berbicara, tidak dapat melakukan apapun," kata Pitze kepada News 9.
"Saya mulai mengalami kejang di perut, lalu mereka menelepon 911," kata Hull kepada News 9.

Mereka harus membayar deposit sebesar USD10 ribu untuk memulai perawatan karena kejang yang diderita terus berlanjut.
Namun situasi semakin memburuk saat keluarga harus membuat keputusan membayar USD25 ribuuntuk melanjutkan perawatan atau USD5.000 untuk memulangkan mereka.
Keluarga dan teman-teman Hull menghubungi Kedutaan Besar AS, menyarankan mereka untuk segera membawanya kembali ke AS guna menerima perawatan yang tepat.
"Jumlah biaya evakuasi saat ini sekitar USD60 ribu,” kata ibunda Hull, Rilee Works, kepada News 9.