Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pencegahan agar Anak Penderita Diabetes Tipe-1 Tidak Naik ke Tipe-2

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Rabu, 24 Juli 2024 |16:08 WIB
5 Pencegahan agar Anak Penderita Diabetes Tipe-1 Tidak Naik ke Tipe-2
Kasus diabetes pada anak, Ilustrasi anak dan makanan mengandung gula (Foto: Freepik)
A
A
A

Kasus Diabetes Melitus (DM) pada anak mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), sejak 2010-2023 dengan rentang usia anak 12-18 tahun, mengalami kenaikan 70 persen untuk DM tipe-1 dan kenaikan 80 persen untuk Tipe-2.

Kesadaran orangtua dan gaya hidup diduga menjadi penyebab lonjakan data tersebut. Agar tidak terus mengalami peningkatan pasien anak di Tipe-2, berikut sejumlah pencegahan yang bisa dilakukan seperti dikutip dari berbagai sumber:

1.Kurangi asupan gula

Konsumsi lebih banyak makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi dapat meningkatkan risiko diabetes pada anak penderita DM tipe-1. Ini karena tubuh anak bisa mengolah gula dan karbohidrat dengan cepat.

Akibatnya, kadar gula darah mengalami kenaikan dan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Zat itu dapat membantu mengeluarkan gula darah dari aliran darah.

Jima gula dan karbohidrat yang dikonsumsi terlalu banyak, jumlah gula darah akan semakin tinggi dan tubuh berisiko terkena diabetes tipe 2. Solusinya adalah ganti karbohidrat sederhana (kue kering, roti, soda, permen dan sebagainya) dengan karbohidrat kompleks seperti kentang, jagung, dan biji-bijian.

2. Tes gula darah mandiri

Idealnya, penderita DM tipe-1 harus melakukan tes gula darah yang dilakukan secara mandiri yakni sebanyak 4 kali dalam satu hari. Di antaranya setiap sebelum makan dan sebelum tidur, terlebih lagi untuk yang menjalani terapi insulin.

Dokter akan memberikan saran perihal frekuensi tes gula darah mandiri yang harus dilakukan untuk kemudian dicatat dan dibawa saat pemeriksaan rutin ke dokter.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement