Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Diabetes Anak Indonesia Meningkat 80 Persen, Dokter: Pola Makan Jadi Penyebabnya

Syifa Fauziah , Jurnalis-Rabu, 24 Juli 2024 |10:48 WIB
Kasus Diabetes Anak Indonesia Meningkat 80 Persen, Dokter: Pola Makan Jadi Penyebabnya
Kasus Diabetes Anak Indonesia Meningkat 80 Persen (Foto: Freepik)
A
A
A

DIABETES bukan lagi penyakit orang tua, tapi kini sudah menjadi salah satu jenis penyakit tak menular dan mematikan yang bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Bahkan menurut data dari Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), kasus diabetes pada anak di Indonesia  meningkat 80 persen dari tahun 2010 hingga 2023.

Lantas faktor apa yang menyebabkan kasus diabetes pada anak mengalami peningkatan? Dijelaskan dr. Ides Haeruman Taufik SKM, M.Si, RD, banyak faktor yang menyebabkan prevalensi kasus diabetes pada anak meningkat, namun salah satunya adalah pola makan dan aktivitas anak.

Contohnya  seperti berbagai  jajanan anak kekinian yang tidak jelas mengenai nilai gizi atau nutrisinya.

“Sebut saja minuman soda, minuman boba dengan kadar gula yang tinggi, pisang cokelat lumer, dan jajanan lainnya yang bisa jadi mengandung tinggi gula atau bahan bakunya adalah tepung terigu (Indeks Glikemik dan kalorinya tinggi),” ujar dr Ides seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes RI,  Rabu (24/7/2024)

Sementara di sisi lain, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB mengatakan salah satu yang menjadi penyebab diabetes pada anak disebabkan adalah orang tua yang kerap abai gejala diabetes pada anak. Orang tua tidak segera memeriksakan ke dokter, hingga akhirnya terlambat karena kondisi anak sudah kronis.

“Anak harus diperhatikan kenaikan berat badannya. Periksa ke dokter dokter umum, baik itu ke dokter spesialis, ya itu akan dipantau. Nah dengan memantau itu, kita bisa mendeteksi dia bertambah apa enggak beratnya. Ketika dia naik terus beratnya, itu akan berpengaruh ke diabetes melitus,” ujar Prof Ari saat dihubungi Okezone.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement