PUSAR terletak di tengah perut, yang merupakan tempat menempelnya tali pusar bayi saat dalam rahim. Ada dua jenis bentuk pusar, yaitu outie dan Innies. Outie adalah bentuk pusar yang menonjol keluar, orang Indonesia sering menyebutnya dengan pusar bodong.
Sedangkan innies adalah bentuk pusar yang masuk ke dalam. Banyak orang yang tidak sadar kalau pusar sering terisi dengan kotoran.
dan tidak jarang juga memiliki bau yang tidak sedap. Jika jarang dibersihkan, pusar juga menjadi tempat bagi banyak bakteri.
Lantas perlukah pusar dibersihkan?

Dokter Nadia Alaydrus menjelaskan hal itu tentunya saja harus karena rata-rata pusar manusia dihinggapi sekitar 67 jenis bakteri.
“Bakteri itu berasal dari debu sabun, keringat, pelembap yang menumpuk di area itu. Kalau didiamkan justru bisa menimbulkan masalah kayak infeksi, iritas, reaksi alergi, dan lain-lain,” ujar dr Nadia seperti dikutip dari akun TikTok @nadialaydrus, Senin (8/7/2024).
Dokter Nadia menambahkan membersihkan pusar diperbolehkan namun tidak setiap hari dan cukup seminggu sekali saja.
“Membersihkan pusar dilakukan secara hati-hati agar tidak melukai area pusar,” katanya.
Dokter Nadia menjelaskan cara membersihkan pusar bisa saat mandi dengan menggunakan sabun dan dibilas dengan air. Atau bisa juga menggunakan cotton bud.
“Pakai cotton bud yang diolesi baby oil, bisa juga menggunakan scrub, lulur atau menggunakan kapas yang basah,” katanya.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.