KOREA Selatan telah menjadi salah satu negara dengan harapan hidup tertinggi di dunia. Dalam beberapa dekade terakhir, negara ini telah menunjukkan peningkatan yang luar biasa dalam harapan hidup penduduknya.
Pada 1960, mayoritas penduduk Korea Selatan hanya dapat berharap untuk hidup tidak lebih dari 55 tahun. Namun, negara ini telah membuat kemajuan yang luar biasa. Kini, mereka dapat berharap untuk hidup lebih dari itu dengan angka rata-rata mencapai lebih dari 80 tahun.
Perkiraan menunjukkan bahwa kesenjangan ini akan semakin melebar dalam waktu dekat. Bahkan, Korea Selatan diprediksi akan menjadi pemimpin dunia dalam hal angka harapan hidup pada akhir dekade berikutnya. Studi terbaru yang dipublikasikan di The Lancet memperkirakan bahwa rata-rata harapan hidup di Korea Selatan akan mencapai lebih dari 90 tahun bagi perempuan pada 2030 mendatang.
Selain itu, laki-laki di negara tersebut juga diprediksi akan mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam studi Lancet yang dilakukan di Imperial College London, Organisasi Kesehatan Dunia, Universitas Northumbria, dan Universitas Washington, peneliti mengembangkan model baru untuk memprediksi harapan hidup di masa depan pada 35 negara menggunakan 21 proyeksi perkiraan.

Melansir dari Vox media pada Senin (8/7/2024), hasilnya menunjukkan bahwa Korea Selatan memiliki angka harapan hidup perempuan dapat melonjak dari 84 tahun pada 2010 menjadi 91 tahun pada 2030. Sedangkan untuk laki-laki di Korea Selatan juga diperkirakan akan memimpin angka harapan hidup dunia, yakni mencapai usia 84 tahun pada 2030.
Lalu, apa yang menyebabkan orang Korea hidup lebih lama?
Alasan utama penyebab orang Korea dapat hidup lama adalah penurunan angka kematian bayi, penurunan penyakit kardiovaskular (khususnya stroke), dan penurunan angka kanker perut. Korea Selatan melakukan banyak hal dengan benar dalam hal akses layanan kesehatan, itulah sebabnya peningkatan angka harapan hidup begitu meluas.
Ini merupakan contoh lain dari pentingnya akses yang adil terhadap layanan kesehatan, sesuatu yang telah berhasil diberikan oleh Korea Selatan dan banyak negara maju lainnya kepada warganya. Hal tersebut disebabkan karena negara ini mengalami kemajuan ekonomi yang signifikan, sehingga berdampak pada peningkatan gizi dan akses terhadap layanan kesehatan dan teknologi medis di seluruh masyarakat.