Ibunya mengungkapkan bahwa dia telah berusaha untuk membujuk anaknya agar mau memotong rambut. Hal ini karena Farouk sangat menyukai sekolah tersebut, dan ibunya sangat menghargai pendidikan yang diberikan di sana. Meskipun demikian, mereka telah melakukan segala upaya, termasuk mulai melakukan terapi psikologis untuk mengatasi fobia Farouk.
Farouk bahkan menyatakan kepada ibunya bahwa jika rambutnya dipotong, dia merasa hidupnya tidak lagi bermakna. Miller menegaskan bahwa ia bahkan telah mengirimkan bukti pada pihak sekolah saat Farouk sedang berada di tukang cukur rambut agar anaknya dapat tetap bersekolah.
Namun sayangnya pihak sekolah tidak memberikan tanggapan mengenai hal ini. Mereka mengatakan harus menghormati kerahasiaan ketika menyangkut masalah yang berkaitan dengan individu dalam komunitasnya.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.