Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bidik Turis Australia dan Selandia Baru, Kemenparekraf Promosikan Bali and Beyond

Janila Pinta , Jurnalis-Sabtu, 18 Mei 2024 |09:58 WIB
Bidik Turis Australia dan Selandia Baru, Kemenparekraf Promosikan Bali and Beyond
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: dok. Kemenparekraf)
A
A
A

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan misi penjualan ke Australia dan Selandia Baru dalam upaya mempromosikan destinasi 'Bali and Beyond'.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, misi penjualan di Australia dan Selandia Baru ini berlangsung di Sydney, Christchurch, dan Auckland pada 16-22 Mei 2024,dan bekerja sama dengan Aliansi Promosi Pariwisata Indonesia (APPI), Garuda Indonesia, dan Air New Zealand.

“Misi penjualan ini adalah bentuk konsistensi Indonesia dalam mempromosikan 'Bali and Beyond', termasuk 5 Destinasi Super Prioritas, yang juga memiliki daya tarik yang mempesona, otentik, dan unik baik dari segi lanskap maupun budaya sekitar,” ujar Sandi dalam siaran persnya mengutip website Kemenparekraf.

Deputi Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini berujar bahwa Bali merupakan salah satu destinasi favorit warga Australia. Oleh karenanya, perlu digencarkan upaya mempromosikan 5 destinasi pariwisata prioritas, untuk menggugah minat masyarakat Australia agar berkunjung ke destinasi sekitar Bali.

Kemenparekraf Promosikan Pariwisata Indonesia

(Foto: dok. Kemenparekraf)

“Kami berharap wisatawan mancanegara ini dapat memperpanjang masa tinggalnya dan meningkatkan pengeluaran di Indonesia,” ucap Made.

Sedangkan bagi wisatawan Selandia Baru, kata dia, jumlah kunjungan ke Indonesia sebelum pandemi selalu menunjukkan tren positif. Pada tahun 2023, tercatat sekitar 116.603 wisatawan Selandia Baru mengunjungi Indonesia.

“Penerbangan langsung Air New Zealand ke Denpasar tentunya berperan penting dalam pencapaian ini, dan kami mendorong ANZ untuk meningkatkan frekuensinya serta membuka rute baru ke kota-kota lain di Indonesia,” kata Made.

Direktur Pemasaran Pariwisata Kawasan Asia Pasifik Kemenparekraf/Baparekraf, R.Wisnu Sindhutrisno, menambahkan, dalam misi penjualan ini, terdapat 16 pelaku industri pariwisata Indonesia yang berpartisipasi, dan sekitar 70 industri pariwisata Australia dan Selandia Baru akan menghadiri acara di setiap kota. Kegiatan tersebut meliputi B-to-B Meeting, Presentasi Produk dan Update Pariwisata, serta Table-Top.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement