Selain itu kondisi tersebut juga dapat berpotensi menyebabkan cedera serius seperti pecahnya gendang telinga, aneurisma, atau patah tulang rusuk. Namun, dalam kasus ini, pria tersebut mengalami robekan spontan pada trakea dengan ukuran lubang sebesar dua mm di tenggorokannya, akibat menahan bersin dengan cara yang tidak tepat.
Kerusakan pada trakea merupakan cedera langka yang dapat berpotensi mengancam nyawa yang belum pernah terkait dengan menahan bersin sebelumnya. Ketika dibawa ke ruang gawat darurat, pria tersebut mengeluhkan rasa sakit yang luar biasa di leher dan kesulitan menggerakkan kepalanya.
Meskipun demikian, kondisinya tidak mengganggu pernapasan, menelan, atau berbicara. Namun, pasien tetap dirawat di rumah sakit dan diberikan obat pereda nyeri serta obat demam, dengan instruksi untuk tidak melakukan aktivitas berat selama dua minggu.
Dokter Rasads Misirovs, seorang dokter yang terlibat dalam perawatan pasien tersebut, menegaskan pentingnya cara yang aman untuk menahan bersin. Dia menyarankan agar wajah ditutup dengan lembut menggunakan tangan atau bagian dalam siku untuk mencegah iritasi seperti virus, air liur, atau lendir menyebar ke orang lain di sekitar.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.