Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Hanya Deteksi Penyakit, Tes Genetik Bisa Bantu Kenali Kebutuhan Tubuh Lho!

Devi Pattricia , Jurnalis-Sabtu, 11 Mei 2024 |01:00 WIB
Tak Hanya Deteksi Penyakit, Tes Genetik Bisa Bantu Kenali Kebutuhan Tubuh Lho!
Tes genetik bisa bantu kenali tubuh. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

SAAT ini sudah banyak klinik yang menyediakan layanan untuk tes genetik. Sebab belakangan ini banyak orang yang tergugah untuk melakukan tes genetik demi bisa mengetahui faktor risiko kesehatan yang mengintai.

Namun masih banyak orang yang beranggapan bahwa tes genetik hanya dilakukan untuk mendeteksi berbagai penyakit yang bisa menyerang tubuh saja. Padahal tes genetik juga bisa menjadi cara untuk mengenal kebutuhan tubuh lebih baik.

Dokter Spesialis Gizi dr. Christopher Andrian, M.Gizi, Sp.GK mengungkap bahwa seiring perkembangan zaman, fungsi dari tes genetik menjadi lebih kompleks. Dulunya tes genetik sering diidentikan untuk mengetahui darah dan garis keturunan saja, tetapi kini tes genetik bisa memberitahu pasien soal metabolisme tubuh serta kebutuhan nutrisi seperti apa yang dibutuhkan tubuh.

“Kalau dulu kan orang tahunya tes genetik itu untuk membuktikan anak kandung apa bukan. Sekarang seiring perkembangan zaman, dari genetik juga bisa diketahui metabolisme tubuh seperti apa, sekarang untuk treatment gizi juga sudah bisa diketahui dari tes genetik,” kata dr. Christopher dalam Konferensi Pers Peluncuran Dermagen di Dermaster Crystal Menteng, Jumat 10 Mei 2024.

Genetik

Melalui tes genetik, pasien akan mengetahui langkah preventif terbaik untuk mencegah risiko penyakit, menentukan kebutuhan akan suplemen vitamin, dan membantu untuk merubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Dokter Christopher menyatakan tes genetik hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup.

Sebab genetik manusia tidak akan berubah sampai tua nanti. Umumnya prosedur pemeriksaannya juga bisa melalui air liur pasien.

“Faktor risiko kesehatan tubuh itu bisa diketahui dari genetik. Prosedur pemeriksaannya tidak invasif, cukup dari air liur aja kemudian diperiksa,” ujarnya.

Menurut dr. Christopher, pemeriksaan genetik ini bisa dilakukan untuk segala usia. Bahkan bayi juga diperbolehkan untuk melakukan tes tersebut. Namun khusus untuk bayi, apabila belum bisa memproduksi air liur, maka akan dibantu dengan swab untuk mendapatkan genetiknya.

“Semua orang bisa tes genetik ini, yang penting dia bisa mengeluarkan air liur. Kalau dewasa dia akan pakai alat untuk dimasukan air liurnya sekitar dua mili ke dalam tube ini,” tutur dr. Christopher.

Bagi pasien yang ingin melakukan tes genetik, maka wajib untuk berpuasa 30 menit dengan tidak makan, minum, sikat gigi sebelum pengambilan sampel air liur. Setelah sampel sudah didapatkan, maka butuh waktu 3-4 minggu untuk mengetahui hasilnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement