Melihat kondisi seperti itu, Pemerintah Provinsi Krabi pun berupaya membantu para operator dengan meminta agar Wilayah Angkatan Laut Ketiga memasok 100.000 liter air bersih per perjalanan dari pangkalannya yang berada di Phuket.
Sanphet menjelaskan bahwa pihak berwenang juga tenang memikirkan untuk memanfaatkan kapal logistik swasta untuk mengirim 200.000 liter air per perjalanan untuk penduduk setempat.
Krabi dikabarkan bukan satu-satunya wilayah yang mengalami kondisi sulit tersebut saat ini. Beberapa daerah lain juga mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang terjadi.

Pemerintah daerah sudah berupaya dengan memanfaatkan air waduk dan permintaan hujan buatan, tetapi ketinggian air waduk itu sendiri disebut sudah sangat rendah.
Untuk menghadapi permasalahan ini, Otoritas Pengairan Provinsi Krabi dilaporkan telah menyusun rencana mitigasi yang terbagi atas tiga bagian.
Tahap pertama akan melibatkan penyewaan dalam jangka pendek tiga pabrik produksi air. Pariwisata lainnya juga juga terpengaruh oleh bencana kekeringan ini adalah tempat wisata Pattaya di Chonburi dan Koh Chang di Trat.
(Rizka Diputra)