Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seorang Ayah Diduga Bunuh Putranya dengan Memaksa Lari di Treadmill

Devi Pattricia , Jurnalis-Minggu, 05 Mei 2024 |08:00 WIB
Seorang Ayah Diduga Bunuh Putranya dengan Memaksa Lari di Treadmill
Seorang ayah bunuh anaknya gunakan mesin treadmill. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

BELUM lama ini, media sosial dihebohkan dengan sebuah video ayah dan anak yang tengah berada di gym untuk berolahraga. Sang anak tampak berlari kencang di treadmill, ternyata sang ayah telah memaksa putranya untuk lari di treadmill.

Melansir Mirror, Minggu (5/5/2024), diketahui sang ayah bernama Christopher J Gregor dan anaknya yang masih berusia 6 tahun, bernama Corey Micciolo. Video rekaman CCTV itu terjadi beberapa minggu sebelum kematian putranya.

Christopher J Gregor terlihat dalam rekaman memaksa putranya itu berlari di atas treadmill. Ia pun meningkatkan kecepatan ke tingkat yang tak tertahankan dan memaksa anak tersebut untuk bangkit kembali setelah terjatuh lima kali.

Diketahui keduanya berada dalam sebuah gym di Barnegat, New Jersey, sebuah kota pesisir sekitar 37 mil selatan Atlantic City dan 90 mil selatan New York City. Gregor tetap berada di sana dan menyaksikan langsung ketika anak laki-laki itu berlari di atas treadmill. Bahkan dalam rekaman menunjukkan Gregor mengklik tombol yang meningkatkan kecepatan mesin.

Treadmill

Saat mesin terus bekerja dengan cepat, Corey tidak mampu mengimbanginya. Dia terjatuh dari belakang dan memar. Namun Gregor segera mengangkat kemejanya, memaksanya kembali ke mesin tanpa menurunkan kecepatannya.

Peristiwa ini terjadi empat kali, sebelum Gregor akhirnya menyerah dan memperlambat perangkatnya. Akan tetapi kerusakan pada tubuh Corey telah terjadi. Dia juga memar di sekujur tubuh dan bagian dalam tubuhnya. Beberapa minggu kemudian, ibu Corey melihat memar hebat di tubuh anak laki-laki tersebut dan melaporkannya ke Divisi Perlindungan Anak dan Permanensi New Jersey.

Dia mengatakan kepada petugas sosial bahwa dirinya khawatir putranya akan meninggal. Ibu Corey menyebut bahwa ia dan Gregor berbagi hak asuh atas anak tersebut lantaran telah berpisah. Atas saran dari petugas sosial, ibu Corey langsung membawa putranya ke rumah sakit dan pihak medis memeriksa keadaan putranya.

Pada tanggal 1 April 2021, Corey memberi tahu dokter yang memeriksanya bahwa ayahnya memaksanya berlari di treadmill beberapa minggu sebelumnya karena dia dianggap "terlalu gemuk". Keesokan harinya, kondisi anak tersebut memburuk, dan kali ini ayahnya membawanya ke rumah sakit. Dia dilaporkan diintubasi hingga secara resmi meninggal pada pukul 17.03.

“Terdakwa membawa tubuh Corey yang lemas ke Southern Ocean Medical Center. Dia melaporkan bahwa Corey mengantuk dan muntah. Corey segera dirawat dan dia dibawa ke Kamar 6 di unit gawat darurat,” katanya.

Oleh karenanya, Gregor menghadapi persidangan atas tuduhan membahayakan anak dan pembunuhan setelah serangkaian dugaan pelecehan anak terungkap yang melibatkan putranya, Corey Micciolo, yang meninggal karena berbagai luka pada 2 April 2021.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement