SEBUAH Inovasi baru dalam dunia kesehatan telah ditemukan oleh para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Mereka berhasil menciptakan sebuah pil cerdas yang dapat membantu dalam mengurangi berat badan dan dikenal dengan sebutan VIBES, atau Vibrating Ingestible BioElectronic Stimulator.
Pil ini tidak hanya untuk membantu mengurangi berat badan, tetapi juga memberikan cara yang inovatif dalam mengatur pola makan. Penelitian tentang VIBES telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Science Journal sebagai harapan dimasa depan dalam mengatasi masalah obesitas.
Salah satu aspek yang paling menarik dari pil ini mempunyai kemampuan untuk bergetar setelah bersentuhan dengan cairan lambung pada saat mengonsumsi pil ini. Hal ini dapat merangsang reseptor di perut untuk memicu sensasi kenyang, dan pada akhirnya mengurangi nafsu makan.
Melansir dari Oddity Central pada Jumat (3/5/2024) meskipun belum diuji pada manusia, namun pengujian awal dilakukan pada hewan percobaan, khususnya babi. Dalam pengujian tersebut, babi yang diberi VIBES mengonsumsi makanan hampir 40 persen lebih sedikit dalam setengah jam berikutnya dibandingkan dengan babi yang tidak diberi pil.

Hal ini menunjukkan potensi besar dari pil cerdas ini dalam membantu mengontrol asupan makanan dan berkontribusi pada penurunan berat badan. Cara kerja VIBES sangat menarik, ketika pil ini dikonsumsi maka akan bereaksi mengaktifkan reseptor regangan pada perut, yang kemudian memberi sinyal pada hipotalamus untuk meningkatkan kadar hormon yang membuat kita merasa kenyang.
Dengan begitu, pil ini membuat perut terasa lebih kenyang, sehingga kita tidak akan merasa lapar dan mengurangi keinginan untuk makan lebih banyak. Tim peneliti VIBES yang dipimpin oleh Shriya Srinivasan merupakan seorang mantan mahasiswa pascasarjana MIT yang kini telah menjadi asisten profesor bioteknologi di Universitas Harvard.
Srinivasan mengembangkan konsep ini selama bertahun-tahun di MIT, dan tertarik untuk mengendalikan hubungan antara otak dan perut melalui penggunaan getaran untuk meregangkan mekanoreseptor yang melapisi perut.
Pil VIBES ini mempunya ukuran yang cukup kecil, seukuran pil vitamin, dan ditenagai oleh baterai yang terbungkus. Ketika berada di dalam perut, pil ini diaktifkan oleh cairan lambung yang melarutkan membran di sekitarnya. Setelah mencapai efek yang diinginkan, pil ini kemudian dikeluarkan bersama dengan sisa-sisa lainnya dari tubuh.
Kabar baiknya adalah bahwa biaya produksi pil ini diperkirakan hanya berkisar antara beberapa sen hingga satu dolar atau sekira Rp16 ribu pada penjualannya. Para peneliti juga sedang mempertimbangkan opsi untuk menanamkan stimulator getar ke dalam tubuh, dan menghilangkan kebutuhan untuk mengonsumsi pil secara terus-menerus.