Balloux menyebut temuan ini mengerikan dan tidak berguna karena tidak memberikan gambaran nyata tentang bagaimana virus GX_P2V dapat mempengaruhi manusia. Selain itu Balloux juga mengkritik kurangnya rincian tentang tingkat keamanan hayati dan tindakan pencegahan keamanan hayati yang diterapkan dalam penelitian yang sedang dibahas.
Kekurangan informasi ini membuatnya khawatir bahwa penelitian tersebut mungkin dilakukan tanpa pengendalian keamanan hayati yang memadai, mirip dengan penelitian yang dilakukan di Wuhan antara 2016-2019 yang diduga menjadi asal mula pandemi Covid-19.
Pendapat Balloux ini disepakati oleh Richard H. Ebright, Profesor Kimia dan Biologi Kimia di Universitas Ruger dan Gennadi Glinsky, seorang pensiunan profesor kedokteran di Stanford. Gennadi Glinsky mengatakan bahwa kegilaan ini harus segera dihentikan.
(Leonardus Selwyn)