Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bantu Anak Kerjakaan Tugas Sekolah, Orangtua di Tiongkok Rentan Alami Serangan Jantung dan Stroke

Firly Aghisty Cahyarani , Jurnalis-Kamis, 25 April 2024 |22:00 WIB
Bantu Anak Kerjakaan Tugas Sekolah, Orangtua di Tiongkok Rentan Alami Serangan Jantung dan Stroke
Orangtua di Tiongkok rentan stres saat ajarkan anaknya. (Ilustrasi: Freepik.com)
A
A
A

KASUS serangan jantung dan stroke pada orangtua yang membantu anak-anak mereka dengan pekerjaan rumah semakin meningkat di Tiongkok. Stres yang dialami orangtua, terutama saat membantu anak-anak mengerjakan tugas matematika telah menjadi ancaman serius terhadap kesehatan mereka.

Pada Januari, sebuah peristiwa tragis menimpa seorang ibu bernama Dong yang berusia 40 tahun dari Hangzhou. Saat sedang membantu putranya menyelesaikan tugas matematika, Dong merasa gelisah saat anaknya mengalami kesulitan memahami soal.

Hal ini membuatnya kehilangan ketenangan dan mengalami sakit kepala yang luar biasa, kemudian diikuti dengan muntah-muntah.

Merangkum dari Oddity Central Kamis (25/4/2024) setelah dibawa ke rumah sakit, sebuah pemeriksaan mengungkap bahwa Dong mengalami pendarahan subarachnoid spontan, sebuah bentuk stroke ringan yang diduga dipicu oleh stres kronis.

Stres

Kasus serupa semakin umum terjadi di Tiongkok, menyoroti dampak stres yang dialami orangtua saat membantu anak-anak mengerjakan tugas sekolah.

Pada 2019, kejadian seperti ini hampir tidak pernah terjadi, tetapi pada tahun-tahun berikutnya, laporan tentang orangtua yang mengalami serangan jantung atau stroke saat membantu anak-anak mereka semakin meningkat. Pada bulan lalu, seorang wanita berusia 37 tahun dari Lianyungang, Provinsi Jiangsu, juga mengalami insiden serupa saat mengajari anaknya matematika.

Menurut pakar kesehatan, wanita lebih rentan terhadap masalah kesehatan seperti ini karena mereka terus-menerus mengalami stres dari pekerjaan rumah, tekanan dari teman sebaya, dan tuntutan lainnya. Pekerjaan rumah anak-anak, terutama yang berkaitan dengan matematika hanya menambah beban stres bagi orangtua.

Kasus-kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat Tiongkok untuk memperhatikan kesehatan mental dan fisik orangtua, serta meninjau ulang pendekatan terhadap pendidikan anak-anak. Kesadaran akan risiko stres yang dialami oleh orangtua dalam membantu anak-anak mereka dengan mengerjakan pekerjaan rumah menjadi penting untuk mencegah insiden serangan jantung dan stroke yang tidak diinginkan di masa depan.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement