VIRAL di media sosial yang menunjukkan seorang tukang parkir di sebuah minimarket meminta tarif Rp15.000 kepada pengunjung. Dikatakannya itu sebgai THR karena masih dalam suasana Lebaran.
Pria yang menggunakan sweater hitam, celama pendek hitam, dan berambut gondrong itu memaksa meminta bayaran parkir yang lebih besar. Meski sudah dihalangi petugas minimarket tersebut, pria itu tetap memaksa pengunjung membayar lebih.
“Ongkos biasanya mah Rp2.000, bang,” ujar karyawan minimarket tersebut kepada juru parkir, seperti dikutip dari video yang diunggah @memomedsos.
Namun, tukang parkir tersebut tetap memasang ongkos parkir dengan harga yang tidak wajar kepada pengunjung yang menggunakan motor Honda Beat. Ia meminta Rp5.000 kepada pengunjung tersebut, dari yang biasanya Rp2.000.
“Kita mah setahun sekali. Sini goceng (Rp5.000) atau ceban (Rp10.000) dah,” desak tukang parkir.
(Foto: Instagram/@memomedsos)
“Tadi minta Rp15.000,” ujar wanita sang pemilik motor.
“Soalnya kan setahun sekali, kayak gak pernah muda aja,” kata juru parkir tersebut kepada karyawan minimarket tersebut.
Video ‘pemalakan’ tersebut diketahui terjadi di minimarket kawasan Batujaya, Karawang, Jawa Barat. Setelah viral di media sosial, akhirnya juru parkir tersebut membuat video klarifikasi dan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa di rugikan.
“Saya atas nama Ziyan Zahran Farid, alamat Batujaya, Karawang. Dengan adanya video saya meminta uang di luar uang parkiran sebesar Rp15.000 kepada pengunjung Alfamidi, di mana hal itu merupakan tindakan yang salah, saya sangat menyesal atas tindakan tersebut,” ujarnya dalam video klarifikasi.
Juru parkir tersebut juga meminta maaf kepada pihak kepolisian setempat akibat ulahnya yang sempat membuat gaduh dunia maya. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.
“Saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak Alfamidi dan pengunjung yang telah terganggu atas tindakan tersebut. Saya juga memohon maaf kepada pihak kepolisian di Karawang, saya berjanji tidak akan mengulang perbuatan tersebut,” lanjutnya.
Mengenai hal tersebut, banyak warganet yang menyayangkan tindakan tukang parkir tersebut yang membuat mereka enggan untuk mampir ke minimarket. Selain itu, permintaan maafnya juga dianggap tidak tulus dan terkesan terpaksa.

“Baca inimah,,ga ada raut wajah penyesalan,” kata @dhen***
“INI TINDAK PINDANA PEMERASAN..!!!!!! SUDAH JELAS, HARUSNYA ADA PELAPOR DONG AYO DILAPORIN YANG KAYA GINI..!!! DUHHH, MELEK DONG.!,” ujar @dhika***
“Minta maaf aja? Mana ada efek jeranya,” tulis firdha***.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.