Nyatanya penggunaan Klindamisin secara terus-menerus bisa memicu resistensi antibiotik pada tubuh. Sehingga jika mengalami permasalahan yang parah, tubuh sudah kebal dan tidak bisa diobati dengan antibiotik lagi.
Tak cuma itu, adapun Asam Retinoat yang umumnya digunakan sebagai obat jerawat. Hati-hati, kandungan ini justru bisa memperparah kondisi jerawat jika penggunaannya tak sesuai saran dokter. “Kemudian Asam Retinoat sebagai obat jerawat. Ini juga sama, harus diawasi dokter penggunaannya, supaya tidak bahaya pada kulit,” ujarnya.
Lebih lanjut, adapun kandungan Fluosinolon yang bisa menyebabkan gatal, panas, pengelupasan kulit, dan kulit kering. Kandungan ini juga bisa membuat perubahan warna kulit yang disertai dengan pengerasan kulit.
Terakhir, kandungan Steroid yang sama-sama tidak baik untuk digunakan dalam waktu lama dan tanpa pengawasan dokter. Menurut Mohamad Kasuri, steroid layaknya hormon yang dimasukan ke dalam tubuh, sehingga tidak bisa sembarangan.
“Steroid juga ada, jadi ini juga sama. semacam hormon ya, kalau masuk ke dalam tubuh dan tidak kekontrol akhirnya bisa mengakibatkan gangguan kesehatan,” pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.