Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah Kematian Mendadak, Ini Tips Jaga Kesehatan bagi Para Pemudik

Syifa Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 05 April 2024 |01:00 WIB
Cegah Kematian Mendadak, Ini Tips Jaga Kesehatan bagi Para Pemudik
Tips menjaga kesehatan bagi para pemudik. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

JELANG Hari Raya Idul Fitri, sebagian orang sudah mulai mempersiapkan diri untuk mudik. Tak hanya dari segi transportasi, kesehatan tubuh juga harus dipersiapkan dengan baik.

Salah satu yang harus diperhatikan adalah menjaga kesehatan jantung yang bisa berujung fatal. Ya, penyakit jantung khususnya gangguan irama jantung atau aritmia menjadi penyebab tertinggi kematian mendadak.

Kondisi ini terjadi saat irama detak jantung lebih cepat atau lebih lambat dari kondisi normal. Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Sunu Budhi Raharjo, SpJP, mengatakan sebaiknya sebelum bepergian cek kondisi kesehatan terlebih dahulu.

“Buat orang yang punya risiko jantung, ada keluhan sering berdebar, kliyengan, dan sering pingsan, pastikan ini sesuatu yang berat dan berisiko tinggi, jadi harus konsumsi obat,” tuturnya.

Serangan jantung

Dokter Sunu menyebut stres selama perjalanan mudik juga bisa membuat jantung bekerja lebih keras sehingga mengalami masalah pada jantung.

“Yang pasti saat mudik kondisi harus sehat. Jangan lupa untuk perbanyak istirahat di tengah perjalanan,” ujar dr. Sunu.

Selain itu, dr Sunu juga menyarankan masyarakat untuk mulai mempelajari bantuan hidup dasar atau CPR, yang bisa membantu jika ada orang yang mengalami henti jantung.

"Mudik biasanya macet dan banyak kasus meninggal mendadak, jadi sekali lagi mumpung masih ada waktu, ayo kita semua belajar bantuan hidup dasar," katanya.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement