Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cebok Tidak Bersih Berisiko Sebabkan Penularan Flu Singapura, Ini Faktanya

Devi Pattricia , Jurnalis-Kamis, 28 Maret 2024 |18:00 WIB
Cebok Tidak Bersih Berisiko Sebabkan Penularan Flu Singapura, Ini Faktanya
Flu Singapura menular akibat cebok tidak bersih? (Foto: Freepik.com)
A
A
A

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah mencatat telah ditemukan sebanyak 5.461 kasus flu Singapura di Indonesia sejak Januari hingga Maret 2024. Penyakit yang juga disebut Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) ini juga telah dikonfirmasi di beberapa wilayah seperti Provinsi Banten dan Kota Depok.

Ahli Paru sekaligus Anggota Bidang Kajian Penanggulangan Penyakit Menular PB IDI, Prof. Erlina Burhan menjelaskan bahwa flu Singapura paling sering menyerang anak-anak. Tak cuma itu, semakin rendah kondisi sosial ekonominya anak dan balita tersebut, maka semakin cepat pula kemungkinan untuk terinfeksi flu Singapura.

Sedangkan untuk penyebaran dari virus coxsackie yang memicu flu Singapura ini umumnya melalui kontak langsung dengan air liur atau lendir pasien yang terinfeksi. Prof. Erlina mengungkap bahwa virus flu Singapura ini juga bisa ditularkan melalui feses atau tinja pasien flu Singapura.

“Jadi juga bisa ditemukan di feses ya dan bisa bertahan di feses beberapa minggu dan tentu saja berperan sebagai sumber virus dalam jangka waktu yang cukup lama,” kata Prof. Erlina Burhan dalam Webinar PB IDI, belum lama ini.

Flu Singapura

Sehingga apabila salah satu anggota keluarga membersihkan feses anak yang mengidap flu Singapura dan tak langsung mencuci tangan dengan bersih, maka virusnya bisa menular. Terlebih jika setelahnya, langsung makan dalam kondisi tangan yang masih ada virus coxsackie tersebut.

“Jadi biasanya pada saat cebok, cuci tangannya tidak bersih atau mungkin orang lain yang merabanya ya, mungkin dari pampers atau lain sebagainya,” ujar Prof. Erlina.

Prof. Erlina menyatakan kalau virus coxsackie ini umumnya ditemukan di permukaan air, limbah, dan tanah. Bahkan virus ini juga bisa ditemukan pada sayuran mentah dan juga kerang dari laut yang terkontaminasi lho.

“Ini kemudian tangan tidak bersih dicuci lalu pegang makanan masuk ke mulut, dan inilah yang kemudian bisa menemukan terjadi penularannya dimana virus ini ditemukan biasanya pada permukaan air, bisa pada limbah pada tanah dan juga pada sayuran mentah dan juga kerang,” tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement