Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus DBD Tembus 35 Ribu di 2024, 290 Pasien Meninggal Dunia

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Jum'at, 22 Maret 2024 |18:00 WIB
Kasus DBD Tembus 35 Ribu di 2024, 290 Pasien Meninggal Dunia
290 pasien meninggal dunia akibat DBD. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

Menurutnya, wilayah tersebut bisa menjadi paling tinggi terdampak karena ada sangkut pautnya dengan banjir yang melanda daerah pantura. Alhasil menyebabkan masyarakat yang terdampak mengalami kesulitan untuk datang ke fasilitas kesehatan.

Demam Berdarah

Disisi lain, peningkatan kasus DBD di Indonesia terjadi karena beberapa faktor, yang mana salah satunya adalah cuaca yang tidak menentu sehingga menyebabkan nyamuk Aedes Aegypti mudah berkembang biak.

“Kalau kita lihat sekarang hujannya ini kalau saya bilang aneh, hujan deras selama beberapa hari kemudian panas. Nah ini yang menyebabkan genangan yang ada dari hujan tersebut itu menimbulkan breeding places, menimbulkan sarang-sarang nyamuk yang akan semakin banyak nyamuknya berkembang biak,” ucap dr Imran.

“Justru akan lebih aman kalau hujannya itu terus menerus ada, sehingga airnya akan terganti. Justru hujan yang seperti ini sifatnya itu justru berbahaya terkait demam berdarah,” katanya.

(Leonardus Selwyn)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement