MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengaku kagum dengan Festival Tradisional Arakan Sahur di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Menurutnya, festival ini layak menjadi event nasional
"Beberapa tahun ke depan akan selalu kita promosikan sehingga menjadi daya tarik wisata religi kebanggaan Indonesia dari Jambi, khususnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat," ucap Sandi.
Sandi juga meminta kepada bupati dan gubernur agar tradisi ini terus dikembangkan agar dapat membuka lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan tren wisata halal di daerah itu.
Tradisi Arakan Sahur di Tanjung Jabung Barat memang telah eksis sejak sebelum kemerdekaan Indonesia.
Namun, tradisi ini baru tercatat pada tahun 1966 yang kemudian dilaksanakan secara turun temurun hingga kini.
Awalnya kegiatan ini hanya sebatas membangunkan orang sahur yang dilakukan anak muda dan remaja masjid.
Aksi itu dilakukan dengan menggunakan peralatan sederhana macam ember, panci hingga botol bekas. Mereka juga menyerukan lagu-lagu atau yel-yel khusus yang membuat suasana semakin seru.
Seiring berjalannya waktu, kegiatan itu oleh Pemkab Tanjung Jabung Barat akhirnya dikembangkan mennjadi sebuah festival atau event yang diperlombakan antar kalangan. Mulai dari remaja masjid, organisasi, sanggar hingga anak muda kreatif yang memperebutkan piala bergilir serta uang tunai puluhan juta rupiah.
Khususu tahun ini, festival tersebut masuk dalam 110 event terbaik Kharisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf yang diuka secara langsung oleh Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.