JIKA Anda bepergian ke Australia, jangan lupa untuk berkunjung ke taman margasatwa untuk saksikan hewan mirip quokka, bernama wombat.
Wombat ini salah satu hewan paling menarik dan unik yang sering terlihat berkeliaran di Australia Selatan.
Jika Anda berjalan-jalan di hutan semak Australia dan tiba-tiba mendengar suara gemerisik di semak belukar? Mungkin saja suara itu berasal dari salah satu wombat yang sedang beraktivitas.
Wombat memiliki kepribadian dan perilaku uniknya, tentu banyak orang yang terpikat oleh pesona gemasnya.
Dari kecepatan luar biasa hingga ciri unik dalam kotorannya, ada banyak hal menarik yang perlu Anda ketahui tentang hewan berkantung yang menggemaskan ini.

(Foto: Instagram/@tasmania)
Mengutip National Geographic Kids, berikut delapan fakta menarik tentang wombat yang pasti akan memikat minat Anda!
1. Memiliki kantung
Wombat, seperti kerabatnya yang gemar memanjat pohon, koala, adalah hewan berkantung. Ini berarti mereka termasuk dalam kelompok mamalia tertentu yang memiliki kantung untuk membawa anak-anak mereka yang baru lahir.
2. Punya 3 spesies berbeda
Ada tiga spesies wombat yang berbeda, yaitu wombat biasa (atau wombat berhidung telanjang), wombat berhidung berbulu selatan, dan wombat berhidung berbulu utara. Ketiganya ditemukan di Australia, termasuk di Tasmania, dan memiliki berbagai habitat, mulai dari pegunungan hingga hutan dan padang rumput.
3. Ukuran dan ciri fisik
Wombat tidak sekecil yang mungkin Anda bayangkan! Seekor wombat dewasa biasanya memiliki panjang sekitar satu meter, sebanding dengan anjing ukuran sedang. Mereka bisa memiliki berat hingga 40 kilogram, dengan kaki yang lebar dan kuat yang berguna untuk menggali.

(Foto: Instagram/@jjemerson_wildlife)
4. Aktivitas Wombat
Wombat sebagian besar aktif di malam hari, menghabiskan waktu untuk mencari makan atau menggali terowongan baru di liang mereka.
Mereka adalah herbivora yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka merumput di rerumputan asli.
Namun, terkadang mereka keluar dari liang untuk berjemur dan menghangatkan diri, terutama dalam cuaca dingin.
5. Mampu berlari 40 km/jam
Wombat dapat berlari dengan kecepatan hingga 40 km per jam, dan dapat memertahankan kecepatan ini selama beberapa detik. Ini membuat mereka sulit dikejar, dan bahkan ada laporan tentang manusia yang terjatuh akibat serangan wombat.
6. Kotoran berbentuk kubus
Kotoran wombat memiliki bentuk kubus yang unik karena usus mereka memiliki kemampuan untuk membentuknya.
Wombat sering menggunakan kotorannya untuk menandai wilayahnya, dan bentuk kubusnya diyakini membantu agar kotoran tidak bergulung dan menjaga sinyal bau tetap di tempatnya.
(Foto: Instagram/@all_around_images)
7. Sarangnya bisa lindungi hewan lain
Selama kebakaran hutan, liang wombat dapat menjadi tempat perlindungan bagi berbagai hewan lain.
Terowongan yang terdapat di liang wombat, juga dikenal sebagai sarang, bisa sangat besar dan memberikan perlindungan dari api bagi mamalia kecil lainnya seperti walabi, bettong, skink, dan bahkan penguin kecil.
8. Wombat raksasa pernah hidup di masa prasejarah
Pada masa prasejarah, Australia pernah dihuni oleh kawanan wombat raksasa yang disebut Diprotodon. Hewan ini memiliki tinggi sekitar 1,8 meter dan berat mencapai 2.800 kilogram, menjadikannya sebanding dengan seekor badak.
(Rizka Diputra)