Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadiri Pertemuan Pokja Pariwisata G20 Brasil 2024, Kemenparekraf Dorong Peningkatan Mutu SDM Pariwisata

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Senin, 04 Maret 2024 |06:13 WIB
Hadiri Pertemuan Pokja Pariwisata G20 Brasil 2024, Kemenparekraf Dorong Peningkatan Mutu SDM Pariwisata
Staf Ahli Menparekraf, Frans Teguh (Foto: dok. Kemenparekraf)
A
A
A

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dalam hal inin Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi mewakili Indonesia dalam Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Pariwisata G20 Brasil 2024.

Acara tersebut digelar dalam rangka menuju puncak Presidensi Group of Twenty atau G20 di Brasil, yang akan kembali menggelar pertemuan di Museum Seni Modern di Rio de Janeiro pada 18-19 November mendatang di Brasil.

Seperti diketahui, G20 merupakan kelompok kerja sama multilateral strategis ekonomi internasional yang beranggotakan 19 negara-negara dan 1 Lembaga Uni Eropa dengan perekonomian besar di dunia, baik negara maju dan berkembang.

Staf Ahli Menparekraf, Frans Teguh berujar bahwa Kemenparkeraf saat ini memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia dalam bentuk peningkatan skill, upskilling, dan reskiling yang disoroti dalam Pedoman G20 Bali serta Peta Jalan Goa.

Menurut pria yang juga menjabat sebagau Plt Direktur Utama BPOLBF itu, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perubahan demografi yang menguntungkan pada tahun 2030, dengan 64 persen populasi usia kerja dan peluang besar bagi Visi Indonesia Emas 2045.

Kemenparekraf

(Foto: dok. Kemenparekraf)

“Kami mengadakan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat untuk mengenali potensi mereka, meningkatkan produk dan layanan pariwisata mereka ke tingkat yang lebih tinggi sambil menerapkan program Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan dalam prosesnya,” kata Frans, dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 3 Maret 2024.

Menurutnya, dampak positif pariwisata dalam memberdayakan masyarakat lokal dan meningkatkan penghidupan masyarakat sudah diketahui secara luas.

Sama seperti negara-negara lain, Indonesia berkomitmen untuk memajukan sektor pariwisata secara bertanggung jawab, dan mengakui pentingnya peran sumber daya manusia dalam proses ini.

“Saat ini, Indonesia sedang menjajaki penerapan blended finance, sebuah pendekatan pendanaan multifaset, untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement