Biasanya mereka mengenalnya sebagai Kerem Shalom untuk menghambat masuknya truk makanan. Situasi ini juga semakin memanas ketika mereka tidak bisa mendistribusikan makanan karena kurangnya keamanan yang disebabkan oleh pembunuhan yang ditargetkan Israel terhadap Polisi yang menjaga. Maka situasi ini hampir sepenuhnya terputus dari bantuan sejak akhir Oktober.
“Tanda-tanda kelemahan dan pucat terlihat pada bayi baru lahir karena ibunya kekurangan gizi,” ucap Abu Safiya selaku Kepala Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza Utara kepada Aljazeera.
“Sayangnya banyak anak telah meninggal dunia dalam beberapa minggu terakhir. Jika kita tidak mendapatkan bantuan dengan cepat, maka kita akan kehilangan lebih banyak (orang) karena kekurangan gizi,” katanya.
(Leo)
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.