“Empat jenis obat anti Tuberkulosis, yakni Rifampicin, Isoniazid, Pyrazinamide, dan Ethambutol ini sudah diteliti sedemikan rupa dan tidak merusak ginjal,” ujar dr Erlina dalam cuitannya di X atau Twitter @erlinaburhan, Senin (19/2/2024).
Lebih lanjut dr Erlina menjelaskan hal tersebut karena ditentukan dosis dan lama pemberiannya. Dari penelitian itu disimpulkan bahwa obatnya aman.
“Tetapi tentu saja harus dikonsumsi sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jadi misal dosisnya cukup sekali sehari, maka harus dikonsumsi sekali sehari,” katanya.
Dokter Erlina menjelaskan bila konsumsi obat 2-3 kali sehari tentu saja akan berdampak. Bisa menimbulkan efek tidak nyaman atau efek samping.
“Jadi selagi dosisnya sesuai dengan resep dokter maka obatnya aman. Tidak ada pengaruhnya untuk ginjal atau organ lainnya,” tuturnya.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.