Untuk itu, pentingnya tugas dari layanan rujukan seperti di RSUD Al Ihsan membuat Menkes Budi mengingatkan kembali bahwa tidak hanya terletak pada kemampuan dalam menangani berbagai penyakit bersifat katastropik, tetapi juga kemampuan untuk mengampu atau mentransfer pengetahuan layanan unggulan yang dimilikinya ke seluruh RS di kabupaten atau kota di Jawa Barat.
“Jadi tugasnya Rumah Sakit Al Ihsan adalah mengampu. Bukan hanya pintar sendiri, tapi harus bisa semua kabupaten kota di Jawa Barat harus bagus RSUD-nya. Kalau bisa sedikit sekali yang dirujuk ke Al Ihsan. Semakin sedikit yang dirujuk, semakin bagus Al Ihsannya,” ucap Menkes Budi.
Di sisi lain, adapun 10 layanan kesehatan prioritas yang Kemenkes jadikan perhatian dalam transformasi layanan rujukan. Layanan tersebut terdiri dari kanker, jantung, stroke, ginjal, kesehatan ibu anak, TB respirasi, diabetes melitus, gastrohepatologi, penyakit infeksi emerging, dan kesehatan jiwa.
(Leonardus Selwyn)