SEORANG pakar perjalanan telah memperingatkan wisatawan untuk menghindari koper berwarna hitam ketika bepergian.
Johnny Jet, seorang blogger perjalanan, mengungkapkan bahwa koper hitam bersisi keras merupakan koper paling umum. Oleh karenanya, paling mungkin hilang atau dicuri karena sulit membedakan dengan koper lainnya.
Dia menyarankan untuk menghindari koper hitam. Sementara, pakar perjalanan lain menyarankan agar koper berwarna cerah juga sebaiknya dihindari saat berkemas untuk liburan. Seorang eksekutif bagasi memberi tahu Johnny tentang masalah koper hitam berbahan keras.
“Dalam industri bagasi, tipe 22HW adalah jenis yang hampir dianggap sebagai jenis koper standar. Jika koper hilang, Anda tentu tidak ingin memiliki koper hitam berbahan keras. Justru ingin memiliki koper berwarna hijau," katanya.

Ketika tim bagasi diberi tahu bahwa ada koper yang hilang, mereka dapat memeriksa tempat-tempat yang biasa digunakan untuk menyimpan koper. Seperti di tempat barang hilang, tempat muat, atau tempat bongkar muat.
Jika warna koper menonjol, kemungkinan besar akan terlihat dengan cepat. Sementara, koper yang terlihat seperti 50 koper lain di pesawat, memiliki peluang lebih tinggi untuk terlewatkan.
Jika Anda memiliki koper berwarna hitam, sebaiknya tambahkan sesuatu yang membuatnya menonjol. Dapat berupa tali pengikat, Apple AirTag, atau SmartTag. Anda, bahkan bisa membeli tali koper dengan nama Anda dijahit atau cukup diikat.
Mengutip laman Mirror, sebuah bandara di Jerman baru-baru ini menyarankan wisatawan memilih bagasi berwarna untuk menghindari penundaan bandara.