INDONESIA kaya akan destinasi wisata alam yang memukau dan memesona para pelancong. Salah satunya adalah Pantai Pangasan, surga tersembunyi dengan keindahan alam yang luar biasa.
Terletak di Pacitan, dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia di sebelah selatan, Pantai Pangasan menyuguhkan panorama memukau dengan pasir putihnya, air laut jernih, dan ombak yang tenang.
Selain itu, tempat ini juga terkenal dengan keeksotisan serta hamparan sawah hijau yang subur.
Pantai Pangasan masih menjadi destinasi yang jarang tersentuh. Dari pusat Kota Pacitan, letak pantai ini tersembunyi di Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, perjalanan sekitar 30 kilometer ditempuh selama satu jam.
Lantas apa saja daya tarik yang membuat Pantai Pangasan begitu istimewa? Berikut lima fakta menarik Pantai Pangasan, Pacitan, Jawa Timur.
1. Banyak spot foto instagenic
Pantai Pangasan menawarkan banyak spot instagenic. Mulai dari tebing batu, hingga hamparan sawah dan teraseringnya, serta batu-batu karang di sepanjang bibir pantai.
Tak ketinggalan keindahan air lautnya berwarna biru menawan. Setiap sudut pantai ini siap memperindah feed Instagram Anda dengan kecantikan alamnya.

(Foto: Instagram/@y.gopedia)
2. Terdapat pantai lain di sebelah timur
Setelah mengagumi keajaiban Pantai Pangasan di sebelah barat, alihkan perhatian Anda ke sebelah timur untuk merasakan suasana berbeda.
Pantai Sangklehan, dengan pasir berwarna kehitaman. Tebing di sebelah timur, yang dikenal sebagai Gunung Ganjuran, berbatasan dengan Desa Katipugal.
Di ujung timur, terlihat sebuah goa kecil yang dapat diakses saat air surut. Goa ini menyimpan batuan bulat dan dihuni oleh kelompok kelelawar. Kontras antara dua pantai ini menunjukan keindahan alam beragam di Pantai Pacitan.
3. Landmark Gunung Lanang
Tebing batu besar yang sangat ikonik di Pantai Pangasan dikenal sebagai Gunung Lanang. Tebing ini menjulang tinggi di sisi barat pantai dan menjadi salah satu ciri khas yang menonjol dari keindahan alam Pantai Pangasan.
Keadaan pantai yang tidak terlalu ramai menjadikannya tempat sempurna untuk merenung dan melepaskan energi negatif.
Duduk di atas batu karang, menghadap ke laut, menenangkan bagi pengunjung yang datang.