Navas memutuskan untuk menamai batunya dengan nama tunangannya, Carine. Ketika dia tiba di rumah, dia berharap 'Berlian Carine' miliknya terbelah menjadi dua sehingga dia dapat memberikan satu untuk tunangannya dan satu lagi untuk putrinya.
Dia sudah ingin kembali ke taman itu, dan membawa putrinya untuk petualangan hebat berikutnya.
"Ini adalah tempat yang ajaib, di mana impian untuk menemukan berlian bisa menjadi kenyataan," tambahnya.
Temuan Navas adalah berlian kelima dari 11 berlian yang terdaftar di taman tersebut sepanjang tahun ini, dan merupakan yang terbesar yang terdaftar sejak tahun 2020.
Ini juga merupakan berlian terbesar kedelapan yang terdaftar sejak area ini secara resmi ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1972.
(Foto: Crater of Diamonds State Park)
Para pengunjung memiliki kebebasan untuk menyewa peralatan pencarian berlian di Crater of Diamonds State Park. Secara umum, mereka berhasil menemukan sekitar 1-2 berlian selama kunjungan mereka.
Sampai sekarang, berlian yang berhasil ditemukan oleh wisatawan asal Prancis tersebut adalah yang terbesar yang pernah ditemukan di lokasi itu.
Menurut informasi dari situs resmi Crater of Diamonds State Park, berlian-berlian yang ada di lokasi tersebut terbentuk ratusan juta tahun silam dan terkubur dalam kedalaman antara 96,5 km hingga 160 km di bawah permukaan tanah. Letusan gunung berapi sekitar 100 juta tahun lalu menjadi penyebab munculnya berlian-berlian ini ke permukaan.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.