Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Artika Sari Devi Alami Psoriasis hingga Bingung Cari Dokter Kulit

Syifa Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2024 |20:00 WIB
Kisah Artika Sari Devi Alami Psoriasis hingga Bingung Cari Dokter Kulit
Artika Sari Devi ngaku pernah idap psoriasis. (Foto: MPI/ Syifa Fauziah)
A
A
A

LAMA tak muncul di layar kaca, artis Artika Sari Devi mengungkapkan dirinya sempat mengalami penyakit kulit vitiligo dan psoriasis. Hal tersebut tentu saja membuatnya cemas, sebab sebagai seorang artis penampilan merupakan modal utama.

“Saya penyintas vitiligo dan psoriasis. Kehadiran dokter spesialis kulit sangat membantu saya terutama karena seorang ibu, istri, perempuan yang berkarier, dan publik figur. Masalah kesehatan dan estetik sangat utama untuk modal mendapatkan cuan.

Istri dari musisi Ibrahim Ibram ini menceritakan perjalanan penyakitnya setelah didiagnosa vitiligo dan psoriasis.

“Awalnya saya lakukan cek ke dokter spesialis kulit, pada saat itu dokter spesialis kulit bilang kalau saya bukan hanya penyakit kulit aja tapi ada psoriasis di kuku dan ini berhubungan dengan autoimun,” ujar Artika Sari Devi dalam konferensi pers HUT Perdoski ke-58, baru-baru ini.

Setelah itu, dia konsultasi dengan dokter spesialis imunologi. Setelah dilakukan cek kesehatan ternyata dia mengidap alergi pada susu dan turunannya.

Artika Sari Devi

“Pencetusnya adalah saya alergi pada sesuatu yang mengandung susu dan turunannya. Kalau saya makan yang mengandung dairy atau susu-susuan pasti kuku saya langsung kumat psoriasisnya,” katanya.

Kemudian ibu dua anak ini mulai mengubah gaya hidup dan lebih memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi.

“Lebuh ketat lagi dietnya, bukan diet buat langsing tapi lebih mindfull dan berkesadaran makan bukan yang saya inginkan tapi apa yang dibutuhkan tubuh saya. Alhamdulillah sekarang saya sudah bisa hidup berdampingan dengan psoriasis ini,” tuturnya.

Saat perjalanan penyembuhan penyakitnya, dia mengaku mengalami banyak kejadian unik, salah satunya saat mencari dokter kulit. Dia mengatakan sempat kebingungan dengan perbedaan gelar yang digunakan oleh beberapa dokter spesialis kulit dan kelamin.

"Saya sendiri awalnya sempat bertanya-tanya tentang gelar Sp.DVE yang mulai digunakan oleh beberapa dokter, apa sih bedanya dengan Sp.KK? Kemudian Sp.DVE menangani apa saja? Ada kekhawatiran, betul tidak ya, apakah saya ditangani oleh dokter yang tepat?" katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement