Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sistem Kesehatan Gaza Runtuh, Dokter Sudah Tak Dapat Mencegah Kematian

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis-Jum'at, 19 Januari 2024 |22:00 WIB
Sistem Kesehatan Gaza Runtuh, Dokter Sudah Tak Dapat Mencegah Kematian
Kondisi para korban di jalur Gaza. (Foto: NBCNews)
A
A
A

“Sungguh tak tertahankan melihat seseorang memakai gips pada banyak anggota badan, fiksator eksternal pada banyak anggota tubuh, tanpa air minum dan hampir tidak ada cairan infus yang tersedia. Sangat sedikit dari orang-orang tersebut yang akan meninggal jika fasilitas medis berfungsi," kata Sean Casey.

Penembakan dan pertempuran tanpa henti selama lebih dari tiga bulan ini memang benar-benar telah mendorong rumah sakit-rumah sakit di Gaza ke ambang kehancuran. Keadaaan tersebut juga menciptakan krisis kematian yang tidak dapat dicegah dan terus meroket. Berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan, saat ini sudah lebih dari 24.000 orang tewas.

Walaupun telah luluh lantah, keadaan tersebut tidak menghentikan serangan dari Israel pada Gaza. Hingga Kamis, 18 Januari 2024 serangan masih terus dilayangkan. Ada 645 serangan kepada sistem kesehatan di wilayah Palestina, termasuk terhadap rumah sakit, ambulans, dan kendaraan yang mengantarkan pasokan. Serangan ini mengakibatkan 619 kematian dan 835 cedera.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement