METODE gurah hidung merupakan salah satu dari sekian cara yang sering digunakan masyarakat untuk mengatasi masalah pernapasan. Teknik ini dinilai sebagai pengobatan tradisional yang bukan hanya dilakukan pada orang dewasa, melainkan juga pada kalangan anak-anak.
Menurut Dokter sekaligus Healthy Educator, dr Tirta Mandira Hudhi menjelaskan sebetulnya gurah hidung yang dilakukan tiap orang akan percuma saja jika tidak diatasi lewat penyebabnya. Sebab lendir yang ada pada hidung akan terus muncul.
“Hidung ini kan banyak salurannya ya ada yang tersambung dengan mata, ada juga yang tersambung dengan mulut, ada juga yang tersambung dengan telinga, nah terus di hidung juga ada yang terhubung dengan sinus,” kata dr Tirta dikutip dalam akun YouTubenya Tirta PengPengPeng, Rabu (17/1/2024).

Lebih lanjut, dr Tirta mengatakan bahwa sinus yang terjadi pada manusia sebetulnya bukan termasuk ke dalam kategori penyakit. Karena sinus yang terletak di dalam tengkorak berisikan udara dan juga silia-silia untuk menghasilkan lendir supaya kembali normal.
Namun, pada sebagian orang pada bagian mukosa terasa edema atau membengkak, sehingga aliran lendir tersebut menjadi tersumbat dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Maka dari itu banyak orang memilih teknik gurah hidung.
“Nah gurah hidung itu berfungsi sebagai mengeluarkan lendir dari sinus nya, yaudah nanti muncul lagi lah,” ucap dr Tirta.
“Lah yang namanya kayak gitu kan harus ke dokter THT (Telinga Hidung Tenggorokan). Dia (lendir) itu keluar karena ada pemicunya. Kalau Anda gurah hidung itu kan hanya mengeluarkan lendir yang tersumbat tapi kan dia tetap diproduksi, selama penyumbat-penyumbatnya itu tidak diselesaikan seperti polip, sinus-sinus akut atau radang septunasi itu kalau gak diatasi dengan baik itu akan muncul terus,” katanya.