Setelah videonya viral, ia pun diciduk polisi pada 2 Januari 2024 atas tuduhan penyerangan dan perusakan properti. Ia juga dihadapkan pada tuduhan penyerangan, yang semakin memperberat hukumannya.
Tindakan pelaku telah menimbulkan dua pengaduan, satu dari korban langsung insiden tersebut dan satu lagi dari STIB, perusahaan transportasi umum di Brussels.

Kritik dan kecaman dari para netizen terus mengalir, dengan banyak orang menyatakan bahwa tindakan semacam itu tidak lucu, arogan dan tidak bertanggung jawab.
"Ini bahkan tidak lucu, semoga kamu mendapat karma," kata seorang warganet.
"Seharusnya (dia) di penjara," timpal lainnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.