Untuk itu, dr Agus mengatakan pada rokok elektrik dengan perasa memiliki bahaya yang sama dengan rokok tanpa perasa. Namun, pada konsep ketiga bahan seperti nikotin, karsinogen, dan bahan toksik memiliki perbedaan, dimana rokok dengan perasa memiliki konsentrasi lebih banyak.
“Kalau secara dasar mau berperasa atau tidak, tiga-tiganya ada. Tapi di dalam perasa ini konsentrasi bahan bahayanya jauh lebih tinggi,” tutur dr Agus.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.