Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KA Turangga Tabrakan di Bandung, 10 Faktor Ini Kerap Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta Api

Narissa Nurulita Pamuji , Jurnalis-Sabtu, 06 Januari 2024 |12:03 WIB
KA Turangga Tabrakan di Bandung, 10 Faktor Ini Kerap Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta Api
Kereta Api (Foto: Instagram/@faturohmannn121_)
A
A
A

KECELAKAAN kereta api merupakan peristiwa tragis yang dapat mengakibatkan cedera serius bahkan kematian. Penyebab kecelakaan kereta api sangat beragam, dan seringkali melibatkan faktor manusia, teknis, dan lingkungan.

Kecelakaan kereta pun masih kerap terjadi di Indonesia. Salah satunya, kecelakaan yang telah terjadi oleh tabrakan KA Turangga dan KA Lokal Bandung di wilayah Cicalengka, Bandung pada Jumat pagi kemarin.

Penyebab pasti kecelakaan kereta adu banteng itu masih simpang siur. Lantas, apa saja faktor yang kerap menjadi penyebab kecelakaan kereta api? Berikut sepuluh di antara penyebabnya seperti dikutip Okezone dari laman Shiner Law Group.

1. Kelalaian

Kecelakaan kereta api sering kali disebabkan oleh kelalaian, baik dari pihak perusahaan kereta api, insinyur, kondektur, atau karyawan lainnya.

Peralatan yang tidak berfungsi dengan baik atau kegagalan sinyal juga dapat menjadi faktor penyebab kecelakaan. Menuntut perusahaan kereta api untuk mempertanggungjawabkan operasional mereka dan menyimpan semua materi terkait dapat membantu meningkatkan keselamatan.

Kereta Anjlok

Kereta api anjlok (Foto: MPI/Avirista)

2. Murni kesalahan manusia (human error)

Kesalahan manusia, seperti kurangnya pelatihan atau jam kerja yang panjang, dapat menyebabkan kecelakaan.

Karyawan kereta api harus menerima pelatihan yang memadai dan diingatkan akan pentingnya kewaspadaan untuk menghindari kesalahan yang dapat berujung fatal.

3. Pejalan kaki dan pengendara mobil

Terkadang, kecelakaan kereta api bukanlah kesalahan dari pihak kereta api. Pejalan kaki yang tidak memerhatikan atau pengemudi yang terganggu dapat menjadi penyebab tabrakan.

Rel Kereta Api

Rel kereta api (Foto: Pixabay)

Kesadaran akan sekitar lintasan kereta dan tanda peringatan perlintasan penting untuk mengurangi risiko ini.

4. Kegagalan mekanis

Suku cadang yang rusak atau peralatan yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan kegagalan mekanis. Pemeliharaan dan pemeriksaan rutin peralatan dan rel harus dilakukan untuk mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh faktor ini.

5. Kereta berkecepatan tinggi

Pengoperasian kereta di atas kecepatan yang ditetapkan dapat mengakibatkan kecelakaan serius. Pengendalian kecepatan dan kepatuhan pada aturan lalu lintas sangat penting untuk menghindari dampak yang berpotensi fatal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement