MEMASUKI libur akhir tahun, banyak keluarga yang mengajak anak-anak mereka untuk menikmati liburan. Sejak jauh-jauh hari, mereka sudah memilih destinasi yang dituju hingga menyiapkan akomodasi selama liburan.
Bagi para orang tua yang mengajak balita liburan memang harus menyiapkan berbagai kebutuhannya. Terutama urusan makan, apalagi di usia-usia seperti itu kebanyakan si kecil mengalami gerakan tutup mulut atau GTM.
Fase GTM ini kadang bikin para ibu merasa stres. Sebab kebutuhan nutrisi si anak jadi berkurang karena tidak mau makan. Hal ini tentu menjadi tidak menyenangkan ketika dialami saat sedang traveling.
Lantas bagaimana cara mengatasi GTM pada anak?
Dokter Spesialis Anak, dr. Harun Albar, SpA M.kes menjelaskan hal pertama yang bisa dilakukan adalah pastikan si kecil benar-benar lapar. Dengan begitu si kecil akan mau menikmati makanan tersebut.

"Buatlah makanan yang enak dan disukai serta tidak monoton," ujar dr Harun seperti dikutip dari X @harun_albar, Kamis (28/12/2023).
Selain itu, pemberian makanan si kecil sebaiknya sesuai dengan usianya, tekstur, konsistensi jumlahnya, dan variasi menu berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia
"Sebelum pemberian susu atau air putih, prioritaskan makanan utama dan snack dari real food agar anak-anak tidak kenyang air saat waktu makan," katanya.
Selain itu juga pastikan saat makan fokus terhadap menu, tidak usah pakai gadget atau hal-hal lain yang mendistraksikan si kecil.