Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Dunia, Melempar Piring hingga Pakai Celana Dalam Merah

Narissa Nurulita Pamuji , Jurnalis-Rabu, 27 Desember 2023 |08:02 WIB
10 Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Dunia, Melempar Piring hingga Pakai Celana Dalam Merah
Ilustrasi (Foto: Pinterest)
A
A
A

5. Melempar piring bekas - Denmark

Melempar piring ke arah teman biasanya menandakan bertengkar. Namun, di Denmark, tradisi malam tahun baru seperti ini justru membawa keberuntungan bagi orang yang dicintai.

Tradisi mengatakan bahwa semakin banyak peralatan dapur rusak yang dikumpulkan di depan pintu rumah, semakin baik nasibnya.

Tradisi Melempar Piring

(Foto: World Mark)

6. Memancing di es - Kanada

Suhu yang dingin tidak menghalangi warga Kanada untuk memulai tahun baru dengan olahraga favorit musim dingin yaitu memancing di atas es.

Menurut Global News, keluarga akan menyewa gubuk dengan penghangat dan peralatan memasak agar mereka dapat menikmati pesta bersama orang-orang terkasih.

7. Menyajikan 12 buah bulat - Filipina

Pada malam tahun baru, keluarga-keluarga di Filipina menyajikan 12 buah berbentuk bulat, seperti apel, anggur, dan plum, yang dipercaya melambangkan kemakmuran karena bentuknya yang menyerupai koin. Sedangkan untuk angka keberuntungan, setiap buah mewakili satu bulan dalam satu tahun.

Tradisi Buah Tahun Baru

(Foto: Culture Pop)

8. Menempatkan tiga kentang di bawah tempat tidur - Kolombia

Pada malam tahun baru, rumah tangga Kolombia memiliki tradisi, yang disebut Aguero, yaitu meletakkan tiga buah kentang di bawah tempat tidur setiap anggota keluarga-satu kentang dikupas, satu kentang tidak dikupas, dan kentang terakhir hanya sebagian.

Saat tengah malam, setiap orang mengambil satu kentang dengan mata tertutup dan tergantung pada kentang yang mereka pilih, mereka dapat mengharapkan tahun yang penuh keberuntungan, kesulitan keuangan, atau keduanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement