Semenjak serangan yang terjadi di Kamal Adwan, para dokter kehabisan persediaan ruangan dan alat medis. Pasukan Israel juga menangkap manajer dan melakukan interogasi seluruh staf rumah sakit.
Organisasi kesehatan dunia, WHO mengirimkan bantuan medis dan obat-obatan ke rumah sakit, Sabtu lalu, (16/12/2023). Hal itu diberikan bagi melayani ribuan pasien setidaknya membutuhkan operasi dasar. Adapun tim medis yang masih bekerja hanya segelintir dokter, perawat, dan 70 sukarelawan.
“Setelah pengeboman tanpa henti seperti yang terjadi di Rumah Sakit Indonesia, Gaza utara. Sampai saat ini, hanya tersisa 11 dari 36 rumah sakit yang masih beroperasi. Maka dari itu, kami memohon agar tidak kehilangan fasilitas kesehatan untuk masyarakat Palestina,” ucap Rik Peeperkorn, perwakilan WHO wilayah Palestina, dalam konferensi pers PBB.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.