Sayangnya, para Dewa merasa tidak sabar. Sehingga gunung langsung dipindahkan saat keris belum jadi. Alhasil, tungku perapian keris yang masih menyala kini menjadi kaldera yang terus mengeluarkan api.
BACA JUGA:
Dipercaya jika keris dalam perapian tersebut bergoyang, maka menjadi pertanda bahwa erupsi akan segera terjadi. Tungku tersebut juga terus mengeluarkan api sehingga gunung dengan ketinggian puncak 2.968 mdpl itu disebut sebagai Gunung Merapi.
Gunung Merapi sendiri berada di antara Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hingga saat ini, gunung yang lekat dengan mitos Mbah Petruk ini masih aktif dan beberapa tahun sekali kerap mengalami erupsi.
Demikian asal-usul Mengapa disebut Gunung Merapi.
(Salman Mardira)