Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sama-Sama Kota Gaib Modern, Adakah Hubungan Saranjana dengan Uwentira?

Nanda Dwi Cahyani , Jurnalis-Minggu, 17 Desember 2023 |08:10 WIB
Sama-Sama Kota Gaib Modern, Adakah Hubungan Saranjana dengan Uwentira?
Pintu gua yang diyakini sebagai salah satu gerbang menuju Saranjana (Foto: YouTube/Burhan Nahrub Official)
A
A
A

FENOMENA kota gaib Saranjana di Desa Oka-Oka, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan selalu mengundang rasa penasaran.

Banyak orang mengaku pernah bertemu dengan penduduk asli Saranjana yang konon disebut-sebut sebagai kota modern dengan peradaban jauh lebih maju dibanding alam manusia.

Popularitas Saranjana, tidak hanya kesohor di Tanah Banjar, namun namanya juga sudah dikenal di pulau tetangga seperti Sulawesi bahkan di Jawa.

Keberadaan kota gaib seperti Saranjana sebenarnya juga ada di Palu, Sulawesi Tengah yakni Uwentira. Muncul pertanyaan, adakah hubungan antara kota gaib Saranjana dan Uwentira?

Pertanyaan ini lantas mengemuka di media sosial yang mengaitkan penduduk kedua kota gaib ini yang berasal dari bangsa jin dan orang limun yang mirip manusia biasa namun punya ciri fisik mencolok, seperti tidak memiliki lekukan bibir.

Peta Saranjana

Peta Saranjana (Foto: Salomon Muller 1845)

Seorang YouTuber yang juga warga asli Desa Oka-Oka, Burhan Nahrub menjelaskan perihal lokasi pintu masuk kota gaib Saranjana.

Saranjana dipercayai memiliki beberapa pintu yang mengarah ke berbagai wilayah, salah satunya adalah pintu yang terletak di sebuah gua.

Pintu ini diyakini sebagai akses menuju kehidupan pedesaan di sekitar gunung tersebut. Saranjana bukanlah sekadar kota, namun juga ada dari penduduknya yang tinggal di pedesaan yang bisa diakses melalui pintu gua.

Gunung Saranjana

Gunung Saranjana (Foto: Instagram/@mwvmystic)

Burhan berujar bahwa, Saranjana ialah dimensi kehidupan yang lebih luas daripada sekadar kota yang ada di sana.

Pintu gua yang dimaksudnya merupakan akses untuk masuk ke pedesaan Saranjana dan diyakini sebagai jalur yang menghubungkan dua kehidupan berbeda.

Ia mengakui, Saranjana bukanlah satu-satunya alam gaib yang memiliki struktur dan keberadaan di alam semesta.

Tugu Uwentira

(Foto: Istimewa)

Diakuinya adapula tempat-tempat gaib lain dengan status serupa, seperti Somalangu, yang memiliki status sebagai alam gaib namun bukan disebut sebagai Saranjana, meskipun memiliki tingkatan yang sama, begitupun Uwentira.

Penjelasan ini mencoba memetakan bahwa alam Saranjana adalah bagian dari alam gaib yang lebih besar, mirip dengan konsep wilayah geografis di bumi yang memiliki batas-batasnya sendiri.

"Alam gaib seperti Saranjana di dunia itu banyak, bukan hanya Saranjana. Tapi ada semacam Uwentira, maupun di tempat-tempat lain, tapi namanya bukan Saranjana. Mungkin kalau ada yang bilang dimensi kelima, ya itu dimensi kelima semuanya," ucap Burhan dikutip Okezone dari saluran YouTube-nya, Burhan Nahrub Channel.

Sehingga, jika dihubungkan dengan penduduk Uwentira sebenarnya tidak ada hubungan spesifik sama sekali.

Namun kata Burhan, karena status dan dimensinya sama-sama berada di alam gaib, maka penduduk kedua kota berbeda pulau itu bisa saja saling mengunjungi satu sama lain.

"Wilayah Saranjana itu hanya di Kalimantan Selatan, hanya sebatas di Kabupaten Kotabaru saja. Meski banyak alam gaib serupa seperti di Jawa, Bali, Sulawesi ataupun belahan dunia lain," terangnya.

"Jadi, Saranjana di Kalimantan Selatan ini sama saja dengan kita berdampingan dengan Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur. Tetap punya wilayah masing-masing, tapi masih dalam koridor alam gaib yang sama," tambah Burhan.

Burhan lantas mengutip pendapat salah seorang dai muda yang juga pakar ruqyah, yakni Ustadz Muhammad Faizar yang menyebutkan bahwa alam gaib, khususnya alam jin, juga memiliki fasilitas atau kehidupan yang serupa dengan manusia.

Gerbang Masuk Uwentira

(Foto: Instagram/@gubuk_jackgeroll)

“Mulai dari memiliki fasilitas yang sama dengan manusia bahkan kehidupannya juga sama atau jin yang pernah kita lihat misalnya seperti pocong seperti genderuwo atau kuntilanak itu adalah replika saja bentuk mereka. Bentuk jin itu tidak seperti itu tapi mungkin bisa kalian langsung tanyakan ke Ustadz Faizar sendiri tentang alam jin ini,” tuturnya.

Demikian pula lanjut Burhan, alam gaib juga dipetakan memiliki 'koridor' atau wilayah khususnya, di mana setiap wilayah alam gaib memiliki pemerintahan atau struktur yang serupa dengan alam gaib lainnya.

Analogi ini menjelaskan bahwa di balik keragaman alam gaib, ada struktur atau kerajaan yang mendukung kehidupan, interaksi, dan bahkan kerja sama bisnis antar-wilayah alam gaib.

"Hubungannya (Saranjana dan Uwentira) hanya sebatas sama-sama berada di alam gaib," katanya memungkasi.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement