Kehilangan orang yang kita cintai memang menjadi salah satu hal yang menyakitkan. Meski begitu, hidup harus tetap terus berjalan. Karena sejatinya, maut telah menjadi salah satu takdir Tuhan.
Hal inilah yang harus dirasakan seorang perwira polisi bernama Adi Pradhana. Kisah sedihnya belakangan viral di media sosial.
Pasalnya, di momen kenaikan pangkatnya menjadi seorang perwira, sang istri tercinta justru tidak bisa hadir karena baru saja meninggal beberapa minggu sebelumnya karena kecelakaan.
Pemasangan pangkat di seragam polisi tersebut lantas diwakili oleh rekan-rekannya. Momen haru saat mereka memasangkan pangkat di seragam Adi itu tampak terekam dalam sebuah video.
Video tersebut lantas viral sejak pertama kali diunggah di akun TikTok salah satu temannya, @ekoprasetyodsd. Dalam video tersebut, terlihat momen-momen Adi tak kuasa menahan rasa sedihnya ketika rekan-rekannya memasangkan pangkat di bajunya.
“Ketika seorang sahabat kami dari Papua tidak ada yang memakaikan pangkat perwiranya dikarenakan istrinya baru saja meninggal karena kecelakaan beberapa minggu yang lalu,” tulis keterangan unggahan di akun Tiktok tersebut.
“Teman sahabatnya lah yang memakaikan pangkat. Menghiburnya. Selamat kawanku. Sabar kawanku. Teman sahabat sejati tidak akan meninggalkan sahabatnya dalam kondisi apapun,” lanjut akun tersebut.
Bahkan, di dalam video tersebut, terlihat tidak hanya satu atau dua orang teman, pemasangan pangkat tersebut tampak dilakukan oleh gerombolan rekan-rekan sesama polisi di tempatnya.
Di momen tersebut, mata Adi tampak berkaca-kaca. Hingga akhirnya, ia tak kuasa menahan air matanya. Rekan-rekannya lantas merangkulnya bersama-sama agar Adi tetap tegar meskipun tidak lagi ada sosok sang istri tercinta di hari bahagianya.
Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton hingga hampir 5 juta kali dan banjir komentar dari netizen. Tidak sedikit yang turut sedih dan terharu dengan kisah sang polisi yang kini berpangkat perwira itu.
“Kenapa aku nangis pdhl ga kenal,” ujar @ne*****
“Kok aku ikutan nangis,” timpal @mu*****
“Melihat ini...seketika air mataku jatuh menetes........Allah memberi kekuatan dan ketabahan untuk bpk...” tutur @mu*****
“Siapa yg naro bawang disini,” ujar @me****
“Kan jadinya ikut nangis ah,” kata @mo******
(Kemas Irawan Nurrachman)