“Akibat kelaparan dan dehidrasi, hampir tidak ada pasokan makanan dan air bersih, bahkan bantuan pun sulit dijangkau perbatasan,” ucap DAG.
Lebih lanjut, pada hari Sabtu, Presiden Palestina Mahmood Abbas menuduh Amerika Serikat telah terlibat dalam kejahatan perang setelah memveto resolusi PBB yang menyerukan gencatan senjata segera di Gaza.
Kepala PBB, António Guterres mengatakan dirinya menyesali kegagalan Dewan Keamanan untuk menuntut gencatan senjata hingga mengatakan bahwa organisasi tersebut telah lumpuh.
Kini krisis ini telah dimulai pada bulan Oktober ketika Hamas menyerang Israel dengan menewaskan 1.200 orang dan menyandera 240 orang, termasuk wanita dan anak-anak.
Sejak itu, Hamas menyebut bahwa Israel telah membunuh lebih dari 17.000 orang dalam kampanye pembalasannya.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.