MENGENAL trypophobia yaitu fobia terhadap pola berlubang atau bintik-bintik, seperti gelembung sabun, sarang lebah, atau spons. Para ahli mengatakan bahwa penderita trypophobia cenderung terlihat jijik melihat lubang daripada ketakutan.
Meskipun ketakutan melihat pola berlubang tidak terlalu berbahaya. Penderita trypophobia akan merasa tidak nyaman apabila melihat banyak sekelompok lingkaran dalam bentuk yang besar. Maka demikian, American Psychiatric Association (APA) menjelaskan bahwa rasa takut yang berlebihan ini akan cukup mengganggu aktivitas sehari-sehari.
Gejala Trypophobia
Trypophobia memiliki gejala yang hampir mirip dengan panic attack (serangan panik secara tiba-tiba). Penderita trypophobia mendapatkan gejala ini setiap hari atau seminggu sekali. Umumnya, ketakutan pada lubang ini tidak pernah hilang. Berikut gejala ketakutan pada lubang, meliputi:
1. Sesak napas
2. Berkeringat
3. Jantung berdetak dengan sangat cepat

4. Mual
5. Gatal-gatal, atau merinding.
Penyebab Trypophobia
Penyebab trypophobia tidak dapat diketahui secara pasti. Akan tetapi, para ahli meneliti gambar dengan pola berlubang dari kulit hewan (ular kobra, katak beracun, dan ikan buntal), serta penyakit menular (campak dan cacar).
Teori lain percaya bahwa ketakutan itu berasal dari social anxiety. Adapun pemicu lainnya yang sering terjadi secara umum, antara lain:
1. Lampu lalu lintas
2. Kepala bunga lotus yang kering
3. Rongga pada beton atau kayu.
Faktor Risiko
Cenderung penderita trypophobia adalah wanita. Beberapa orang yang takut terhadap lubang, kerap kali juga memiliki gangguan mental lainnya, seperti:
1. Gangguan bipolar (bipolar disorder)
2. Gangguan kecemasan (panic disorder)
3. Kecemasan sosial (social anxiety)
4. Depresi berat (major depression)
5. Gangguan obsesif-kompulsif (OCD)
6. Gangguan kecemasan umum (GAD)
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.