Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Kanker Paru Tidak Bergejala seperti yang Dialami Mendiang Kiki Fatmala?

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Senin, 04 Desember 2023 |14:26 WIB
Kenapa Kanker Paru Tidak Bergejala seperti yang Dialami Mendiang Kiki Fatmala?
Kiki Fatmala. (Foto: Inst)
A
A
A

BELUM lama ini kabar tidak menyenangkan datang dari artis senior Kiki Fatmala yang diketahui meninggal dunia, akibat komplikasi kanker paru di usia 56 tahun.

Pemain yang dikenal lewat perannya di sinetron Si Manis Jembatan Ancol itu juga ternyata memiliki kanker stadium empat dan sudah menyebar hingga ke otak.

 Kiki Fatmala

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Onkologi dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. Sita Laksmi Andarini, Ph.D, Sp.P(K) menjelaskan kanker paru juga tidak hanya terjadi pada kalangan laki-laki, tetapi juga bisa terjadi pada kalangan perempuan.

 BACA JUGA:

“Kalau di Indonesia kanker paru menjadi jenis kanker pertama pada alki-laki, sedangkan pada perempuan berada pada nomor lima,” kata dr Sita dikutip dalam acara Media Briefing virtual PB IDI: Mengenal Kanker Paru.

Menurutnya, seiring dengan berjalannya waktu kanker bisa berkembang, hingga akhirnya menahun dan tanpa menunjukkan gejala atau tanda yang signifikan. Sehingga dr Sita mengatakan kanker paru yang masih dalam stadium awal atau dini biasanya tidak memicu terjadinya gejala.

 BACA JUGA:

Karena pada organ paru tidak memiliki saraf perasa, tetapi saraf perasa itu terdapat pada lapisan yang melapisi paru sehingga jika belum terkena lapisan itu, maka belum bergejala. Jika sudah mengenai lapisan itu, berarti stadiumnya sudah stadium empat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement