“Betul sekali waktu pandemi sebenarnya salah satu yang mendukung sektor pariwisata kita tetap bisa bertahan adalah pariwisata nusantaranya,” ungkapnya.

Apalagi, Angela menilai, bahwa populasi terbesar yang membuat pergerakan pariwisata nusantara semakin meningkat adalah kalangan generasi muda yang pada dasarnya hobi ‘healing’ dengan traveling.
“Nah ini kita dengan populasi 280 juta orang, dan ke depannya akan terus bertambah, di mana populasi terbesar adalah generasi muda kita harapkan juga senang untuk healing, senang untuk traveling, ini adalah peluang yang besar,” paparnya.
BACA JUGA:
Sebagai informasi, DIATF 2023 kembali diadakan dalam rangka mendukung implementasi Program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk mencapai target perjalanan wisatawan nusantara tahun 2023.