KINI WHO resmi menyatakan kesepian menjadi masalah kesehatan global. Bahkan kesepian ini sama berbahayanya dengan merokok 15 batang sehari.
Dilansir Very Well Mind, kesepian menggambarkannya sebagai keadaan menyendiri atau sendirian, kesepian sebenarnya adalah keadaan pikiran. Membuat seseorang merasa sendiri dan tak ada yang mencintai.

Kesepian membuat orang merasa hampa, sendirian, tidak diinginkan, dan tidak diharapkan. Orang yang kesepian seringkali mendambakan kontak antarmanusia, tetapi keadaan pikiran mereka membuat mereka lebih sulit menjalin hubungan dengan orang lain.
BACA JUGA:
American Psychological Association (APA) mendefinisikan kesepian sebagai tekanan emosional yang kita rasakan ketika kebutuhan bawaan kita akan keintiman dan persahabatan tidak terpenuhi.
Kondisi kesepian juga bisa ditandai ketika Anda berada di ruangan yang ramai, namun tidak merasakan perasaan nyaman seperti yang diinginkan.
Melansir Cigna, ciri-ciri kesepian juga ditandai dengan perasaan sendirian yang terus-menerus dan tak henti-hentinya, rasa terpisah dari orang lain, dan ketidakmampuan untuk terhubung pada tingkat yang lebih dalam.
Kesepian juga disertai dengan perasaan ragu-ragu, rendah diri, atau kecemasan sosial yang mengakar.
Para peneliti berpendapat bahwa ciri-ciri kesepian dikaitkan dengan isolasi sosial, keterampilan sosial yang buruk, introversi, dan depresi.
Kesepian, menurut banyak ahli, tidak selalu berarti menyendiri. Sebaliknya, jika Anda merasa sendirian dan terisolasi, kesepian berperan dalam pola pikir Anda.
Perlu diketahui bahwa kesepian juga bisa naik level menjadi kronis dan mengganggu kesehatan mental, hal ini ditandai dengan:
1. Perasaan negatif berupa keraguan diri dan harga diri.
2. Ketidakmampuan untuk terhubung dengan orang lain pada tingkat yang lebih dalam dan intim.
3. Tidak ada teman dekat atau "terbaik". Anda mempunyai teman, tetapi mereka hanyalah teman biasa atau kenalan.