Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Pneumonia Misterius, Kemenkes Minta Lakukan Pengawasan Ketat terhadap Orang yang Pulang dari China

Chindy Aprilia , Jurnalis-Rabu, 29 November 2023 |15:35 WIB
   Waspada Pneumonia Misterius, Kemenkes Minta Lakukan Pengawasan Ketat terhadap Orang yang Pulang dari China
Anak sakit pneumonia misterius. (Foto: Freepik)
A
A
A

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara mengenai kasus Pneumonia ‘misterius’ yang terjadi di China. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, dr Imran Pambudi menjelaskan, sejauh ini belum diketahui secara pasti apa penyebab dari kasus pneumonia itu terjadi.

Akan tetapi menurutnya, kasus tersebut mengalami peningkatan sebesar 40 Persen yang diakibatkan mycoplasma pneumoniae, salah satu penyakit umum dari sebuah infeksi pada bagian pernapasan sebelum terjadinya Covid-19.

 pneumonia misterius

 BACA JUGA:

“Meskipun kita tidak melakukan travel banned, tetapi kami meminta teman-teman Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk bisa berkoordinasi dengan maskapai, apabila menemukan penumpang yang memiliki gejala-gejala influenza,” kata dr Imran, dikutip dalam Konferensi Pers tentang Kewaspadaan terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia.

 BACA JUGA:

Tidak sampai di situ, lewat surat edaran yang belum lama ini juga di keluarkan oleh Kemenkes, pemerintah juga meminta untuk KKP bisa melakukan pemantauan perkembangan kasus kepada negara-negara khususnya yang terjangkit di tingkat global.

Pengawasan itu dilakukan kepada orang (awak, personel, dan penumpang), alat angkut, barang bawaan, lingkungan, vektor, binatang pembawa penyakit di pelabuhan, bandar udara, dan pos lintas batas negara juga dilakukan, terutama pada negara yang terjangkit.

“Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) baik itu rumah sakit, klinik, puskesmas, meminta agar mereka juga bersiap-siap melakukan penanganan akibat keluhan mycoplasma pneumonia jika diperlukan,” ucapnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement