Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inovasi Nyamuk Wolbachia Terbukti Dapat Kurangi Kejadian Demam Berdarah, Ini Penjelasannya

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Minggu, 19 November 2023 |07:00 WIB
Inovasi Nyamuk Wolbachia Terbukti Dapat Kurangi Kejadian Demam Berdarah, Ini Penjelasannya
Nyamuk Wolbachia. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

Tidak sampai disitu, efektifitas pemanfaatan teknologi ini juga sudah dirasakan oleh beberapa negara lainnya seperti Australia, Brazil, Colombia, El Salvador, Sri Lanka, Hondurasm Laos, Vietnam, Kiribati, Fiji, Vanuatu, New Caledonia, dan Meksiko.

Meskipun jika Singapuran teknologi ini diterapkan menggunakan metode suppression atau penurunan jumlah populasi, tetapi strategi ini diimplementasikan dengan melepaskan nyamuk jantan saja.

Atas perkawinan nyamuk jantan dengan nyamuk betina di populasinya maka tidak akan menghasilkan telur yang tidak dapat menetas. Sehingga populasi nyamuk akan mengalami pengurangan. Walaupun nyamuk betina mungkin masih ada di populasi alaminya, dan memiliki kemampuan untuk menularkan virus dengue.

Namun di sisi lain, metode susppression memberikan syarat pelepasan nyamuk ini harus dilakuan secara terus menerus oleh nyamuk jantan, agar populasi nyamuk dapat terkontrol, dengan tentunya hal ini akan membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang besar dengan dampak yang bersifat sementara.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement