TAHUKAH Anda buah merah khas Jayapura? Buah merah memiliki bahasa latin Pandanus conoideus merupakan jenis tanaman yang termasuk ke dalam famili pandanaceae.
Buah ini berbentuk lonjong, dengan tekstur kulit kasar, dan berwarna merah. Buah merah ini ditemukan secara endemik di Provinsi Papua dan Papua Barat.
Buah merah ini masih jarang sekali diketahui oleh masyarakat Indonesia. Padahal buah ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia. Mengutip dari web Dinkes Jayapura, Sabtu (11/11/2023), berikut ini manfaat buah merah untuk kesehatan tubuh.
1. Kanker dan tumor
Buah merah dapat membantu penyembuhan kanker karena kandungan tokoferol mencapai 11.000 ppm dan betakaroten yang mencapai 7.000 ppm. Kedua senyawa kimia ini bekerjasama sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebagai antioksidan, kedua senyawa ini beperan mencegah serta mampu menekan pembiakan sel-sel kanker.

Selain itu, kandungan Omega 3 yang di dalam buah merah juga bisa berfungsi memperbaiki jaringan sel yang rusak. Sehingga buah merah dipercaya untuk membantu sembuhkan kanker.
2. Asam urat
Peran tokoferol dalam buah merah mampu membantu penyembuhan asam urat serta mengencerkan dan memperlancar aliran darah, sehingga memperbaiki sistem kerja lever. Sistem kerja liver yang benar ini kemudian bisa mengurangi produksi asam urat dan memperbaiki daya kerja jantung.
3. Gangguan mata
Penyakit yang sering menyerang mata, seperti rabun hingga kebutaan bisa dihindari dengan mengonsumsi buah merah. Sebab, diketahui penyakit rabun biasanya disebabkan oleh tubuh akibat kekurangan vitamin A. Sementara itu, vitamin A tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Di sinilah peran betakaroten yang diserap oleh tubuh kemudian diubah menjadi vitamin A.
4. Darah tinggi
Tekanan darah tinggi yang dibarengi dengan penyempitan pembuluh darah bisa mengakibatkan stroke. Peran tokoferol alami dalam buah merah mampu memperlancar sirkulasi darah. Diketahui buah merah bekerja mengencerkan darah dan memperlancar sirkulasi darah sehingga kandungan oksigen dalam darah menjadi normal.
5. HIV/AIDS
Salah satu senyawa kimia yang ada di dalam sari buah merah adalah tokoferol atau vitamin E yang mencapai 11.000 ppm. Tokoferol dan betakaroten inilah yang berfungsi sebagai antioksidan dan bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sebagai masalah utama pengidap HIV/AIDS.
Kedua senyawa tersebut juga mampu menangkal radikal bebas untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan protein yang tinggi di dalam buah merah juga bisa membantu asupan protein yang diperlukan oleh penderita AIDS.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.