Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Piknik ke Dieng, Berikut 5 Oleh-Oleh yang Bisa Dibawa Pulang buat Keluarga di Rumah

Rizka Diputra , Jurnalis-Jum'at, 10 November 2023 |10:01 WIB
Piknik ke Dieng, Berikut 5 Oleh-Oleh yang Bisa Dibawa Pulang buat Keluarga di Rumah
Dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah (Foto: IG/@herry_prasetyo_utama)
A
A
A

PIKNIK ke sebuah daerah, tak afdhol rasanya jika tidak berburu oleh-oleh untuk keluarga tercinta di rumah.

Selain bisa mengingatkan tentang daerah yang pernah Anda kunjungi, oleh-oleh juga bisa menjadi bentuk cinta kepada orang terdekat.

Setidaknya, dengan membelikan mereka oleh-oleh secara tidak langsung mengajak mereka ikut merasakan nuansa ciri khas dari daerah yang Anda kunjungi.

Seperti halnya jika Anda pelesiran ke Dieng, Jawa Tengah yang sangat populer dengan festival budayanya, Dieng Culture Festival.

Usai menjelajahi objek wisata di sana jangan lupa untuk berburu oleh-oleh. Nahm berikut Okezone rangkumkan 5 oleh-oleh yang bisa Anda bawa pulang dari Dieng untuk keluarga tercinta di rumah;

Geblek, Oleh-Oleh Khas Dieng

(Foto: Shopee)

1. Geblek

Geblek adalah makanan tradisional yang banyak ditemui di Wonosobo, khususnya di sentra-sentra oleh-oleh. Makanan ini dibuat dari bahan tepung tapioka dengan bumbu bawang yang digoreng gurih. Bentuknya bulat berwarna putih bersih dan diolah dengan cara digoreng.

Selain di Wonosobo, makanan ini juga populer sebagai jajanan khas dari daerah di Kabupaten Kulonprogo dan Purworejo.

Masing-masing daerah memiliki citarasa unik. Gebleg dapat dinikmati dengan dimakan langsung atau dengan campuran saus kacang.

Carica Khas Dieng

(Foto: Tokopedia)

Geblek sering disamakan dengan cireng karena bahan baku yang digunakan, tapi keduanya berbeda bentuk dan ukuran. Geblek berwarna putih, bentuknya serupa angka delapan, dan punya tekstur kenyal ketika dikunyah.

2. Carica

Mungkin Anda pernah mendapatkan oleh-oleh makanan ini dari teman yang pernah mendaki Gunung Prau? Ya, carica memang makanan khas Dieng dan daerah di sekitarnya.

Carica adalah pepaya gunung yang hanya tumbuh di dataran tinggi tertentu, seperti Dieng. Carica biasanya dipotong-potong dan dijadikan manisan yang kemudian dijual dalam kemasan kecil. Untuk 4 kemasan carica, Anda bisa membelinya dengan harga mulai Rp10 ribu hingga Rp12 ribuan aja kok.

3. Purwaceng

Minuman yang dipercaya dapat menambah stamina pria ini juga oleh-oleh khas Dieng. Minuman ini dibuat dari tanaman obat yang tumbuh di pegunungan.

Untuk oleh-oleh, Anda bisa membawa pulang purwaceng yang dijual dalam kemasan. Ada yang bentuknya kapsul, ada pula yang dalam bentuk sachet yang dijual dari harga Rp45-50 ribu per kemasan.

4. Madu

Madu asli dari Wonosobo ini bisa dibawa pulang untuk saudara dan keluarga di rumah. Ada dua macam madu yang bisa Anda beli, yaitu madu hasil ternak dan madu hasil lebah gung dari hutan.

Madu Dieng

(Foto: Bukalapak)

Madu hasil ternak warnanya kuning keemasan dan harganya sekitar Rp35 ribu untuk satu botol kecil. Sedangkan untuk madu lebah gunung warnanya lebih gelap dan dibanderol Rp50 ribu untuk ukuran botol kecil.

5. Salak pondoh

Bagi Anda penggemar salak, jangan lupa untuk memborongnya ketika berkunjung ke Dieng. Karena wilayah di sekitar Dieng seperti Wonosobo merupakan salah satu penghasil salak terbesar di Indonesia.

Harganya pun dijamin lebih murah dari harga salah yang biasa Anda beli di Jakarta. Untuk 1 kg salak, harganya berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.000 saja. Bahkan, Anda bisa membawa pulang salak dengan rasanya yang manis.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement