APA bedanya kolesterol dan asam urat? Mungkin banyak yang masih bingung mengingat kolesterol dan asam urat merupakan penyakit yang saling berkaitan dan keduanya pun disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat.
Apa saja perbedaan dari penyakit kolesterol dan asam urat? Berikut adalah bedanya kolesterol dan asam urat, yang dikutip dari berbagai sumber, Senin (6/11/2023).
Apa Bedanya Kolesterol dan Asam Urat
Mengutip berbagai sumber bahwa kolesterol tinggi adalah penyakit yang disebabkan tingginya kadar kolesterol dalam darah. Kolesterol ini merupakan komponen lemak yang diproduksi oleh hati, tapi seringkali kadar kolesterol tinggi disebabkan oleh makanan.
Kolesterol ini pada dasarnya diperlukan untuk membuat sel-sel baru dalam tubuh dan juga memproduksi hormon-hormon yang penting dalam tubuh, tapi jika kadarnya berlebihan maka kolesterol bisa memicu penyakit lain seperti penyakit jantung, stroke dan penyakit kardiovaskular lainnya.
Sementara penyakit asam urat adalah kondisi di mana kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal. Asam urat merupakan senyawa hasil pembuangan yang biasanya disaring oleh ginjal untuk dikeluarkan dari tubuh.
Jadi, kalau kadar asam urat melebihi batas, asam urat ini akan menumpuk dan mengkristal, dan saat menumpuk pada sendi dapat menyebabkan nyeri sendi bahkan pembengkakan.
Beberapa makanan penyebab asam urat tinggi adalah makanan yang mengandung purin seperti jeroan, hidangan laut, daging merah, minuman beralkohol, dan sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kapri, kembang kol dan lainnya.
Perbedaan Gejala Kolesterol dan Asam Urat Tinggi
Selain perbedaan di atas, kalian juga perlu mengetahui gejala-gejala yang membedakan kolesterol dan asam urat tinggi sebagai berikut.
Gejala-gejala Kolesterol Tinggi
1. Sering Mengantuk

Gejala kolesterol tinggi juga sering membuat pengidapnya merasa sering mengantuk, bahkan hampir setiap saat. Karena kolesterol tinggi dapat menghambat aliran darah sehingga aliran oksigen tidak berjalan normal.
2. Nafsu Makan Menurun
Gejala kolesterol selanjutnya adalah penurunan nafsu makan. Namun, gejala ini sering kali tidak disadari. Jadi, apabila kalian memiliki riwayat kolesterol dan merasa nafsu makan tiba-tiba turun, ada baiknya melakukan tes kolesterol sesegera mungkin.
3. Mudah Stress
Stress juga ternyata salah satu gejala kolesterol tinggi. Mengapa demikian? Saat kadar kolesterol jahat dalam otak terlalu tinggi dapat mengakibatkan gangguan pada kemampuan otak untuk mengatur emosi. Sehingga, saat kadar kolesterol tinggi pengidapnya berisiko mengalami stress, parahnya lagi bisa berujung pada depresi hingga Alzheimer.
4. Berat Badan Naik
Gejala satu ini paling mudah diketahui atau disadari. Meskipun nafsu makan berkurang saat kolesterol tinggi, berat badan pengidapnya bisa naik drastis dalam jangka waktu yang singkat. Sehingga, beraktivitas dan berolahraga setiap harinya penting dilakukan.
5. Sering Kram Malam Hari
Gejala kolesterol tinggi lainnya adalah sering mengalami kram pada malam hari, namun bukan disebabkan posisi tidur yang salah. Pada malam hari akan terasa kram pada area telapak kaki, jari-jari, dan tumit.
6. Nyeri Dada
Nyeri dada adalah gejala kolesterol tinggi yang juga sering dirasakan. Karena tingginya kadar kolesterol dapat menimbulkan endapan berbahaya pada dinding arteri (atherosklerosis). Akibatnya, endapan tersebut mengurangi aliran darah arteri dan menyebabkan keluhan nyeri pada dada.
7. Nyeri Tungkai Kaki
Selain nyeri dada, gejala kolesterol tinggi lainnya adalah rasa nyeri pada tungkai kaki. Tidak hanya nyeri tetapi juga terasa kaku dan ada sensasi terbakar. Lalu, diikuti dengan nyeri pada bagian paha atau pantat. Kaki juga akan terasa dingin karena aliran darah yang tersumbat ke kaki.
8. Kehilangan Keseimbangan
Mungkin kalian pernah tiba-tiba kehilangan keseimbangan, bisa jadi ini salah satu gejala kolesterol tinggi yang sudah cukup parah. Kondisi ini juga bisa menjadi salah satu tanda-tanda atau gejala stroke.
Gejala-gejala Asam Urat
1. Nyeri Persendian
Gejala asam urat tinggi yang paling jelas adalah timbulnya rasa nyeri pada bagian persendian. Rasa nyeri ini diakibatkan oleh penumpukan asam urat berlebih yang mengkristal pada area persendian. Biasanya, bagian yang terserang nyeri yakni pergelangan kaki, pergelangan tangan, jari tangan, lutut, dan siku.

Kena Asam Urat, Coba Minum 6 Obat Rumahan Ini
2. Pembengkakan Sendi
Selain nyeri sendi, gejala asam urat yang sering dialami adalah terjadinya pembengkakan pada sendi atau sinovium. Pembengkakan ini dapat terjadi karena volume synovial atau cairan pelumas sendi pada saat bagian sendi tersebut terkena asam urat.
3. Persendian Terasa Panas
Bukan hanya sendi yang nyeri dan membengkak, saat kadar asam urat tinggi, persendian juga terasa panas atau hangat.
4. Sendi Tak Nyaman
Setelah nyeri pada sendi, pengidap asam urat juga akan mengalami ketidaknyamanan pada sendi. Hal ini bahkan bisa berlangsung selama berminggu-minggu, dan saat kambuh maka rasa sakitnya akan berlangsung lebih lama.
5. Terdapat Benjolan
Ini adalah satu gejala asam urat yang sudah terlampau parah dan tidak segera ditangani medis. Benjolan ini disebut thopi, dan akan menjadi kronis dan keberadaannya permanen. Kondisi ini dapat merusak sendi dan jaringan lunak di sekitarnya serta dapat merusak kulit yang mengelilingi persendian.
Namun, selain mengenai gejala-gejala di atas, ada baiknya kalian melakukan pengecekan kadar kolesterol dan asam urat dengan alat ukur yang sudah banyak dijual, atau mengeceknya di klinik dan fasilitas kesehatan terdekat.
Demikianlah penjelasan mengenai apa bedanya kolesterol dan asam urat, semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca.
(Endang Oktaviyanti)